Pada akhirnya, publik yang bergantung pada media—baik televisi, portal berita, maupun platform digital—perlu sadar bahwa setiap informasi selalu melewati proses seleksi, penonjolan, dan pengaburan.
Sikap kritis terhadap sumber informasi adalah satu-satunya cara agar kita tidak terjebak dalam opini yang dibentuk oleh kepentingan tertentu. Konflik Palestina–Israel bukan hanya persoalan perebutan wilayah, tetapi juga perebutan narasi di ruang media global.
Referensi, Entman, R. M. (1993). *Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm*. Journal of Communication, 43(4), 51–58.
Al Jazeera English. Berita Konflik Palestina-Israel. [aljazeera.com](https://www.aljazeera.com)
The New York Times. Israel-Palestine Coverage. [nytimes.com](https://www.nytimes.com)
Journal of Media and Communication Studies. *Media Framing of Israel-Palestine Conflict*, 2022.
Ejournal IAIN Palopo. *Representation of Social Actors in Palestine-Israel Conflict*, 2023.