Petugas akan mencatat, menyimpan, dan mengamankan barang temuan hingga diambil kembali oleh pemiliknya. Barang temuan dapat diambil melalui Pos Pengamanan Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuklinggau.
BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Ingatkan Kembali, Tata Cara Pembatalan Tiket Kereta Api yang Benar
Sepanjang Semester I tahun 2025, layanan Lost and Found Divre III mencatat 33 barang senilai total Rp.78.409.000, milik penumpang tertinggal baik di stasiun maupun di dalam kereta.
Dan telah dikembalikan dengan prosedur List and Found, data ini menunjukkan perlunya edukasi berkelanjutan agar penumpang selalu memastikan kelengkapan barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun.
KAI menerapkan mekanisme penanganan barang hilang:
1. Penumpang melaporkan kehilangan kepada petugas stasiun.
2. Petugas melakukan pengecekan daftar barang temuan di layanan Lost and Found.
3. Jika barang sesuai ditemukan, penumpang dapat mengambilnya dengan menunjukkan identitas dan bukti kepemilikan.
Lantai Aida mengajak seluruh pelanggan untuk membawa tumbler pribadi karena fasilitas Water Station sudah tersedia di stasiun-stasiun keberangkatan.
Menurut dia, Langkah kecil ini tidak hanya lebih sehat, tetapi juga berkontribusi besar dalam mengurangi sampah plastik.
KAI Divre III Palembang ajak penumpang membawa tumbler sepanjang perjalanan--
''Kami juga mengimbau pelanggan untuk selalu menjaga barang bawaannya. Jika ada barang yang tertinggal, segera laporkan kepada petugas karena KAI memiliki prosedur resmi melalui layanan Lost and Found,” ujar Aida Suryanti.
KAI Divre III mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan mendukung kelestarian lingkungan.
Membawa tumbler, menjaga barang bawaan, serta mematuhi imbauan petugas merupakan langkah sederhana yang memberikan dampak besar bagi kenyamanan bersama.