Junction Palembang merupakan penghubung yang sangat penting.
"Dengan adanya ramp ini, pengguna tol tidak perlu keluar dari sistem tol hanya untuk berganti ruas. Ini akan memangkas waktu perjalanan dan meningkatkan efisiensi logistik,” jelas Adjib.
Uji Laik Fungsi dan Standar Keamanan Terpenuhi
Sebelum diberlakukan tarif dan resmi dibuka untuk umum, Junction Palembang telah melalui proses Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang ketat pada 16–18 Desember 2024.
Proses ini melibatkan Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, serta kepolisian, dan dilakukan bersama tim teknis Hutama Karya.
BACA JUGA:MELAJU, Tol Junction Palembang Sukses Uji Laik! Apa Artinya bagi Pengguna Jalan Bebas Hambatan Ini
Dari hasil evaluasi akhir ULFO, Ramp 2 dan Ramp 3 Junction Palembang dinyatakan laik operasi dengan predikat Bintang 5? penilaian tertinggi yang menunjukkan kesiapan dari sisi infrastruktur, pelayanan, serta sistem keamanan.
Hal ini sekaligus menandakan bahwa Junction Palembang telah memenuhi semua standar nasional untuk pengoperasian jalan tol.
Sosialisasi dan Edukasi Tarif Junction Palembang Mulai Dilakukan
Dalam rangka pemberlakuan tarif, Hutama Karya juga telah memulai sosialisasi kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Sosialisasi ini mencakup informasi tentang sistem transaksi non-tunai, besaran tarif berdasarkan golongan kendaraan, serta manfaat dari penggunaan ruas Junction Palembang.
Masyarakat diharapkan bisa memahami bahwa penerapan tarif merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pengelolaan tol dan peningkatan layanan.
Dana yang diperoleh dari tarif akan digunakan untuk pemeliharaan, peningkatan infrastruktur, serta layanan pengguna jalan tol.
Tol Binjai - Langsa Juga Bertarif
Sementara itu, ruas Tanjung Pura - Pangkalan Brandan yang merupakan bagian dari Tol Binjai - Langsa juga akan mulai bertarif.