BACA JUGA:Selama Salat Idulfitri di Masjid Agung Palembang, Jembatan Ampera Ditutup Sementara
"Itulah yang menjadi landasan kami para jemaah Hizbut Tahir Indonesia (HTI) memutuskan untuk melakukan salat Idulfitri pada hari ini," terangnya.
Selain itu, masih kata Ustaz Syahrul Musta'in sebagaimana ajaran dari Mazhab Imam Syafii menganjurkan untuk melakukan Rukyatul Hilal lokal setiap 120 kilometer atau satu parsa.
Maka, lanjutnya berdasarkan anjuran itu menyuruh umat muslim khususnya untuk melakukan Rukyat pada daerah masing-masing.
Lebih lanjut dikatakannya, bahwa jemaah dari HTI sendiri saat ini sudah tersebar di lebih dari 60 negara yang mana memiliki seorang Amir yang berada di Timur Tengah.
"Sehingga dengan kata lain kami menggunakan sistim penghitungan Rukyat secara global, bukan lokal, jadi dimana saja jemaah kami terlihat hilal maka wajib lah untuk diikuti," urainya.