Untuk mengurangi antrean panjang, sistem reservasi online melalui aplikasi Ferizy telah diterapkan secara lebih luas, memungkinkan pemudik untuk mendapatkan tiket lebih cepat tanpa harus menunggu di pelabuhan.
Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu tetap menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam memilih jalur laut.
Transportasi udara menjadi opsi terbaik bagi pemudik yang mengutamakan kecepatan dan kenyamanan.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Optimal Selama Libur Lebaran 2025, Mudik Aman dan Sehat!
Maskapai seperti Lion Air, Citilink, dan Garuda Indonesia menawarkan berbagai pilihan tiket dengan harga yang bervariasi tergantung pada waktu pemesanan.
Berdasarkan laporan dari Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik yang menggunakan pesawat meningkat lebih dari 12% pada tahun lalu seiring dengan hadirnya berbagai promo tiket murah.
Dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibandingkan moda transportasi lainnya, pesawat menjadi pilihan bagi pemudik yang memiliki keterbatasan waktu.
Namun, harga tiket yang lebih mahal serta lonjakan permintaan menjelang Lebaran menjadi tantangan tersendiri bagi yang ingin menggunakan moda transportasi ini.
Memilih moda transportasi yang paling efektif bergantung pada kebutuhan masing-masing pemudik.
Jika prioritas utama adalah kecepatan, transportasi udara menjadi pilihan terbaik meskipun biayanya lebih tinggi.
Bagi yang mencari opsi yang lebih hemat, bus dan kapal feri masih menjadi alternatif yang cukup efisien.
Sementara itu, perjalanan dengan kendaraan pribadi melalui tol dapat menjadi pilihan fleksibel bagi yang ingin menyesuaikan rute dan jadwal perjalanan secara mandiri.