Mitos dan Kepercayaan Seputar Imlek 2025: Tradisi yang Sarat Makna

Kamis 16-01-2025,19:29 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Kepercayaan ini telah memengaruhi desain arsitektur di beberapa negara Asia, seperti bangunan tanpa lantai empat untuk menghormati budaya Tionghoa.

Pakaian juga memiliki peran penting dalam mitos dan tradisi Imlek.

Warna merah menjadi warna wajib selama perayaan karena melambangkan keberuntungan, keberanian, dan kebahagiaan.

BACA JUGA:Rayakan Tahun Baru Imlek dengan Meriah di The Zuri Hotel Palembang, Smart Snake Reunion Party Siap Memukau!

BACA JUGA:Sambut Imlek 2025 dengan Gaya Gen Z: Bukan Minta Angpo, tapi Isi Saldo DANA

Sebaliknya, pakaian berwarna hitam dan putih sering dihindari karena diasosiasikan dengan suasana duka.

Pemilihan warna pakaian ini menunjukkan bagaimana kepercayaan budaya dapat memengaruhi detail kecil dalam perayaan besar seperti Imlek.

Membayar utang sebelum Tahun Baru Imlek juga menjadi kepercayaan yang banyak dipegang.

Tradisi ini dianggap sebagai simbol tanggung jawab dan penyelesaian hal-hal tertunda dari tahun sebelumnya.

Membiarkan utang tetap ada dianggap dapat membawa masalah keuangan ke tahun baru.

Tradisi ini juga mencerminkan nilai pentingnya keharmonisan dalam hubungan, baik dalam keluarga maupun komunitas.

Tradisi lain yang terinspirasi oleh mitos adalah penggunaan dekorasi merah di seluruh rumah dan tempat umum.

Lampion merah, kuplet, dan kertas potong dengan pola tradisional digunakan untuk menghias rumah dan simbol mengusir roh jahat.

BACA JUGA:Perayaan Imlek 2576 Kongzili Sebentar Lagi, Bagaimana Hukum Islam Mengenai Pemberian Angpao Ini Penjelasannya

BACA JUGA:Intip 5 Ide Bisnis Yahud Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek ke-2576 Tahun 2025

Warna merah dalam dekorasi ini tidak hanya memberikan suasana meriah tetapi juga dipercaya mampu membawa keberuntungan sepanjang tahun.

Kategori :