Truk munduur dan berhenti mendadak, dan bus Tirto Agung yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan hebat.
Benturan keras ini merusak bagian depan bus, menyebabkan korban terjepit di dalam kendaraan.
Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, menyatakan bahwa cuaca mendung dan kontur jalan yang menantang turut memperburuk situasi.
Kendati demikian, kondisi jalan tidak licin karena tidak ada hujan saat kejadian.
BACA JUGA:Sopir Bus Maut Minanga yang Tewaskan Dua Penumpang Study Tour di OKI Belum Serahkan Diri
BACA JUGA:Update Nama-Nama Korban Kecelakaan Bus Study Tour SD Harisan Jaya OKU Timur, 4 Masih Dirawat
Identitas Korban Laka Study Tour SMP Daqu
Korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini terdiri dari empat orang, yaitu:
Untung Subagyo (sopir bus Tirto Agung).
Ahmad Bahrur (kernet bus).
Tri Subangkit Mulyana (pendamping siswa).
Iyan Maryana (pendamping siswa).
Keempat jenazah tragedi tol Malang telah dievakuasi ke Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang, untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, korban luka-luka, yang terdiri dari 10 siswa luka berat dan puluhan lainnya luka ringan, dilarikan ke empat rumah sakit di sekitar lokasi, yaitu RSUD Lawang, RS Prima Husada, RS Lawang Medika, dan RSSA.
Tindakan Penyelamatan dan Penyelidikan Polisi Laka SMP Daqu
Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, menjelaskan bahwa prioritas utama adalah menyelamatkan para korban yang terjebak di dalam bus.