SUMEKS.CO – Atas meninggalnya ketua OSIS SMAN 1 Cawas beberapa waktu lalu, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkannya ke proses hukum.
Pihak keluarga sudah menerima meninggalnya Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten, Fajar Nugrahai sebagai sebuah musibah.
Paman korban, Suparno menjelaskan kronologi naas Fajar Nugraha selaku Ketua OSIS SMAN 1 Cawas, Klaten, Jawa Tengah yang meninggal dunia tepat di hari ulang tahunnya.
Awal mula mengetahui kematian, ayah dan ibu korban memang sempat syok meski memang akhirnya mereka menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.
Semua pihak keluarga korban sudah sepakat berbicara dan menyimpulkan bahwa semua kejadian yang menimpa ketua OSIS SMAN 1 Cawas ini adalah musibah.
BACA JUGA:Detik-detik Ulang Tahun Berujung Maut, Ketua Osis SMAN 1 Cawas Meninggal Dunia
BACA JUGA:Kolaborasi Internasional: AHY dan Dubes Singapura Sharing Ilmu Pertanahan dan Teknologi 3D
Salah satu teman korban, mengonfirmasi bahwa dirinya sangat menyesal dengan perbuatannya yang berujung pada kematian ketua OSIS SMAN 1 Cawas.
Awalnya, semua teman-temannya yang lain hanya ingin memberikan kenangan di hari ulang tahun korban bahkan tidak memiliki niatan untuk mencelakai Fajar Nugraha.
Kejadian ini bahkan terjadi begitu saja secara spontan.
Pada kejadian tersebut bahkan kedua temannya sempat menolong dan ikut tersetrum.
Sementara itu, Kapolsek Cawas Iptu Umar Mustofa mengatakan saat kejadian FN bersama 30 orang sedang melakukan rapat untuk mencari sponsor kegiatan osis sekitar pukul 09.00 WIB.
Teman-teman Fajar mengetahui bahwa sang ketua OSIS SMAN 1 Cawa ini sedang ulang tahun sehingga memberinya tepung hingga menceburkan ke kolam.