Segera Tayang di Bioskop! Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa Angkat Isu yang Mendalam dan Penuh Kontroversi

Rabu 24-04-2024,13:13 WIB
Reporter : Suci Harahap
Editor : Zeri

SUMEKS.CO – Salah satu film yang akan segera tayang di bioskop berjudul ‘Tuhan, Izinkan Aku Berdosa’ yang sebagian menganggap kisahnya penuh kontroversi serta sangat mendalam.

Film ini diadaptasi dari novel berjudul ‘Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur’ yang menjadi dasar dari film yang ditulis oleh Muhidin M Dahlan dan telah terbit sejak tahun 2003. 

Novel ini memiliki genre roman dan fiksi religius serta sering menjadi bahan penelitian karena ceritanya yang mengandung kritik social dan kontroversi. 


Potongan film Tuhan Izinkan Aku Berdosa--

Terlihat dari judul yang kontroversial, novel ini mengangkat isu-isu yang mendalam dan kompleks sehingga dalam adaptasi filmnya judul lebih diperhalus.

BACA JUGA:Sinopsis Film Dua Hati Biru: Perjalanan Rumah Tangga yang Penuh Dilema, Tayang di Bioskop!

BACA JUGA:Makan Mie Kuah Soto Sambil Nonton Film di Bioskop Ternyata Boleh Guys, Ini Syaratnya?

Dalam novel, Kiran adalah karakter utama yang mengalami perjalanan hidup yang dramatis yang dikenal awalnya merupakan seorang mahasiswa yang berprestasi dan bercita-cita menjadi seorang pendakwah. 

Namun, situasi keuangan keluarganya tidak memungkinkan untuk meraih impian tersebut. 

Kiran tumbuh dari keluarga dengan keyakinan agama yang kuat hingga dirinya mengabdikan hidupnya di jalan Tuhan dengan berdakwah serta menegakkan syariat Islam dalam kehidupannya. 

Ayah Kiran adalah seorang pensiunan yang sedang sakit keras, sedangkan sang ibu seorang ibu rumah tangga. Kiran kerap merasa bersalah setiap kali orang tuanya mengirimkan uang untuknya.

BACA JUGA:5 Teori Konspirasi dalam Film Siksa Kubur Karya Joko Anwar yang Tembus Jutaan Penonton

BACA JUGA:Sinopsis Film Dokumenter What Jennifer Did, Kriminal Tersadis Bunuh Orang Tua Kandung

Kiran kemudian mendapatkan lamaran pernikahan dari seorang ulama ternama yang ingin menjadikannya istri ketiga.

Kiran awalnya sontak menolak lamaran tersebut. Namun, ia malah dituduh telah menyebarkan fitnah dan melecehkan ulama besar. Kedua orang tua Kiran bahkan percaya pada ucapan ulama tersebut.

Kategori :