3 Penyerang Mematikan Konser Rusia Dibawa ke Komite Investigasi Kriminal Rusia

Senin 25-03-2024,06:03 WIB
Reporter : Julheri
Editor : Julheri

Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa dan Arab serta banyak negara bekas Uni Soviet menyampaikan bahwa mereka terkejut dengan serangan itu.

Mereka mengutuk serangan tersebut dan menyampaikan belasungkawa. Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak membantah adanya keterlibatan Ukraina.

Dua minggu lalu, Kedutaan Besar AS di Rusia memperingatkan bahwa “ekstremis” mempunyai rencana untuk melakukan serangan di Moskow.

Kedutaan mengeluarkan peringatannya beberapa jam setelah FSB mengatakan pihaknya telah menggagalkan serangan terhadap sebuah sinagoga di Moskow oleh sel ISIS.

BACA JUGA:Imigran Ukraina Demo Kedutaan Rusia di Washington, Ada yang Aneh? Kok Masih Ada Perwakilan Putin di Amerika 

BACA JUGA:Amerika Berang, Putin Undang Semua Perwakilan Pejuang Palestina 26 Februari di Rusia

Sementara kejadian terus terjadi, kami sangat menyarankan agar warga AS di Moskow menghindari daerah tersebut.

Mengikuti instruksi dari dinas keamanan setempat dan terus memantau perkembangan media lokal, jelas Kedutaan AS pada Jumat.

Kremlin mengatakan Putin diberitahu pada menit-menit pertama serangan itu dan informasi terus diperbarui secara berkala.

BACA JUGA:Imigran Ukraina Demo Kedutaan Rusia di Washington, Ada yang Aneh? Kok Masih Ada Perwakilan Putin di Amerika 

BACA JUGA:Amerika Berang, Putin Undang Semua Perwakilan Pejuang Palestina 26 Februari di Rusia

Presiden terus-menerus menerima informasi tentang apa yang terjadi dan mengenai tindakan yang diambil melalui semua layanan terkait. Kepala negara.

 

Kategori :