Tarikan Ford Escape terbilang cukup enteng, terutama di atas rpm 3.000 sehingga menambah nyaman pengemudi.
Rasio gigi akhir 4,568 (versi 3.0, final gear rationya 3,776) membuat putaran roda cepat meningkat ketika pedal gas ditekan habis.
Uniknya, penurunan rpm ketika pedal gas dilepas berlangsung lambat dan putaran mesin seakan tertahan sehingga performa untuk berakselerasi kembali cukup baik.
Namun punya dampak negatif saat melakukan engine brake di jalan menurun, meski begitu Ford Escape menyediakan sistem rem ABS pada ke empat roda.
Saat diuji di tanjakan, berisi empat orang dewasa dan barang (total sekitar 500 kg), tarikan tak terlampau banyak menurun dibanding ketika berisi 2 Suspensi belakang orang.
Tuas persneling cukup mudah digunakan, meski posisinya terasa agak rendah, namun tetap nyaman digunakan.
BACA JUGA:Rekomendasi Mobil Second Harga Rp50 Jutaan Berbagai Tipe, Tampil Unik dengan Gaya Lawas
Ketika memasuki kabin dari mobil SUV Ford ini, nuansa kenyamanan langsung terasa didukung oleh ruang kabin yang luas, baik di bagian depan maupun belakang.
Penyimpanan barang pun tidak menjadi masalah, berkat bagasi yang juga mempunyai kapasitas luas.
Ford Escape menambahkan ruang tambahan, solusinya ada pada kursi baris kedua yang dapat dilipat untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan.
Namun, sepanjang sejarahnya, Ford Escape tidak hanya mempertahankan desain interior yang sama.
Pada model pertama, transmisi manual 5 percepatan mendominasi dengan tuas transmisi yang berada di bagian depan konsol tengah.
Sementara itu, dua tahun setelahnya, Ford Escape mengenalkan transmisi otomatis 4 percepatan.
BACA JUGA:Body Sporty Performa Mumpuni! 4 Rekomendasi Mobil SUV Terbaik, Cocok Dipakai Keluarga 'Cemara'
Fitur unik pada Ford Escape yang membedakannya adalah tuas shifter yang diletakkan dekat area kemudi.