SUMEKS.CO, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka baru kasus meninggalnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Selasa (9/8/2022) pukul 19.00 WIB.
"Timsus telah memutuskan Saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka,” kata Kapolri, Selasa (9/8/2022). Selain itu, Kapolri juga mengungkapkan ada 11 personel Polri terdiri dari perwira tinggi dan menengah yang ditempatkan di penempatan khusus Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mereka dimintai keterangan terkait kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Ijren Ferdy Sambo, di Duren Tiga, Jakarta Selatan. BACA JUGA:Irjen Ferdy Sambo Otak Pembunuhan, Cerita Ayah Brigadir J Menyayat Hati “Kami juga telah melakukan penempatan khusus terhadap 11 personel, terdiri dari satu orang bintang dua, dua orang bintang satu, tiga Kombes, tiga AKBP, satu kompol dan satu AKP,” kata Listyo Sigit kepada wartawan dalam konferensi pers, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa. Sigit melanjutkan bahwa jumlah tersebut masih dapat bertambah. Dalam kesempatan yang sama, Inspektorat Khusus yang dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Agung Budi Maryoto menjelaskan bahwa jumlah tersebut diperoleh dari 56 personel Polri yang telah diperiksa oleh pihaknya. “Dari 56 personel Polri tersebut, terdapat 31 personel Polri yang diduga melanggar Kode Etik Profesional Polri,” ujar Agung. Agung memaparkan bahwa sebanyak dua personel berasal dari Bareskrim Polri dengan masing-masing pangkat perwira menengah dan perwira pertama, 21 personel dari Propam Polri dengan perwira tinggi sebanyak tiga personel, perwira menengah terdapat delapan personel, perwira pertama sebanyak empat personel, berpangkat bintara sebanyak empat personel, dan tamtama sebanyak dua personel. BACA JUGA:Siapa Itu KM, Sosok 'Sipil' Bareng Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir Joshua, Apa Perannya? “Kemudian, personel Polda Metro Jaya sementara ada tujuh personel, perwira pangkat menengah empat personel, dan perwira pertama tiga personel,” kata Agung. Terhadap personel yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dan ada unsur pidananya, akan dilimpahkan lagi kepada Bareskrim Polri. “Tetapi, kalau hanya melakukan (pelanggaran, Red) kode etik, tentu hanya Divisi Propam Polri yang melakukan sidang kode etik terhadap personel tersebut,” kata Agung. Oleh karena itu, ke depannya, tim khusus akan terus melakukan pemeriksaan khusus terhadap personel-personel Polri yang diduga melakukan pelanggaran kode etik terkait penanganan meninggalnya Brigadir J di Kompleks Polri. BACA JUGA:Keluarga Puas Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkap Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri, di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang memerintahkan Bharada E untuk menembak. "Tim khusus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J (Josua) yang menyebabkan saudara J meninggal dunia yang dilakukan oleh saudara E (Bharada) atas perintah saudara FS (Ferdy Sambo)," kata Sigit, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa malam. Dalam peristiwa ini, timsus telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E, Bribka RR dan KM. Keempatnya disangkakan dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.(antara/jpnn)2 Jenderal Terseret Kasus Penembakan Brigadir J, 31 Peronel Langgar Kode Etik
Rabu 10-08-2022,10:16 WIB
Editor : Edward Desmamora
Kategori :
Terkait
Jumat 02-09-2022,09:48 WIB
Hotman Paris Hutapea Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo
Rabu 31-08-2022,05:31 WIB
Bentak Sambo: Woy, Kamu Tembak! Kau Tembak, Cepat dan Fakta Pisau Milik Kuat
Sabtu 13-08-2022,06:18 WIB
Saat akan Shalat Diikuti Ajudan Ferdy Sambo, Staf LPSK Disodorkan Gepokan Uang ‘Titipan Dari Bapak’
Rabu 10-08-2022,10:16 WIB
2 Jenderal Terseret Kasus Penembakan Brigadir J, 31 Peronel Langgar Kode Etik
Selasa 26-07-2022,20:06 WIB
Usai Lima Jam Diperiksa Komnas HAM, Bharada E Bungkam
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,07:26 WIB
Galaxy A07 Handphone Samsung Termurah Saat Ini, Disebut Punya Spesifikasi ‘Menang Banyak” Dari Sisi Fiturnya
Minggu 15-03-2026,11:02 WIB
Iran Ungkap Jalan Mengakhiri Perang dengan AS dan Israel, Apa Saja?
Minggu 15-03-2026,13:07 WIB
Vivo V26 Pro 5G Dilengkapi Kamera AI 220MP, RAM 16GB, Baterai 6000mAh dan Layar 2K AMOLED
Minggu 15-03-2026,06:27 WIB
Pemkab OKI Tidak Terapkan WFA bagi ASN, Ini Alasannya
Minggu 15-03-2026,07:48 WIB
Realme Note 80 HP 1 Jutaan Tawarkan Baterai Besar dan Diklaim Tahan Banting
Terkini
Senin 16-03-2026,05:49 WIB
Rangkaian Hari Suci Nyepi Tilem Kesanga 2026 Umat Hindu di Sumsel: Penyucian Diri Pada Semesta
Senin 16-03-2026,05:00 WIB
Pilih FreeGO atau Lexi, 2 Line Up Matic Yamaha, Simak! Kita Bandingkan Dari Berbagai Aspek
Senin 16-03-2026,01:04 WIB
Ribuan Jamaah Hadiri 40 Hari Wafatnya KMS H Halim Ali, UAS dan Habib Rizieq Kenang Kebaikan Almarhum
Minggu 15-03-2026,21:49 WIB