Penalti Menit 90+1 Itu Wajar dan Tak Kontroversial

Kamis 16-06-2022,11:28 WIB
Editor : Cakmud

 

SUMEKS.CO- Tim Arema FC mengaku puas dengan keberhasilan membekap Persik Kediri dengan skor 1-0 dalam lanjutan Grup D Piala Presiden 2022. Pertandingan ini tergelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu malam (15/6).

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengatakan bahwa anak asuhnya bermain cukup bagus. Apalagi, Arema FC mampu meraup tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke babak delapan besar.

“Saya pikir kami main bagus, kita mengendalikan pertandingan. Yang penting, kami meraih tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya,” ucap Almeida dalam konferensi pers setelah pertandingan seperti dikutip dari  Antara.

Almeida menjelaskan bahwa para pemain telah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan melawan Persik. Apalagi, pada pertandingan sebelumnya, Arema FC melawan PSM Makassar.

Menurutnya, penalti yang diberikan wasit asal Jawa Barat, Ginanjar Rahman Latief pada menit akhir pertandingan merupakan hal yang wajar. Penalti itu lahir karena pemain Persik dianggap melakukan pelanggaran terhadap Irsyad Maulana di dalam kotak penalti.

“Bagi saya itu bukan penalti kontroversial. Tapi yang paling penting adalah kita mendapatkan tiga poin penuh,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, dia akan melakukan evaluasi terhadap keseluruhan tim. Terkait sejumlah kritik yang dilontarkan kepadanya, Almeida menganggap bahwa kritik tersebut bukan merupakan suatu masalah. Dia akan tetap fokus membangun skuad Arema FC.

“Evaluasi saya adalah untuk tim. Analisis itu membutuhkan waktu,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persik Kediri Javier Roca mengatakan bahwa secara garis besar, dia tidak mempermasalahkan hadiah penalti yang diberikan wasit. Tetapi, dia menyayangkan pemainnya yang sudah kehilangan fokus pada menit akhir. Ini mengakibatkan lahirnya penalti untuk Arema.

“Babak kedua kami bermain lebih baik. Namun, kami melakukan kesalahan dan harus terima kekalahan. Masih ada satu pertandingan untuk bermain efektif, semoga mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.

Roca menilai, pemain Arema FC terlebih dulu terjebak  offside. Itu sebelum mereka menyerang dan akhirnya berujung pada pelanggaran di menit akhir. Terkait apakah pelanggaran itu terjadi di dalam atau di luar kotak penalti, Roca tidak melihat dengan jelas.

“Kalau saya lihat itu  offside, tapi untuk di dalam atau di luar kotak saya tidak lihat. Tapi sayang saja di menit akhir kami tidak fokus. Memang penalti selalu jadi kontroversi terutama pada tim yang kalah. Tetapi itu kesalahan kami, bukan siapa-siapa,” katanya.

Arema FC memenangkan laga melawan Persik Kediri melalui gol yang diciptakan Irsyad Maulana pada menit ke-90+1. Hasil ini membuat Arema FC berpeluang untuk melangkah ke fase  knockout Piala Presiden 2022. (jpg/radarmalang/antara/jawapos)


Data dan Hasil 

Persik 0 v 1 Arema

PSM 0 v 1 Persikabo

---

Agenda Piala Presiden 16 Juni 2022

Persita v PSS Sleman (16.00 WIB)

Bali United v Bhayangkara (20.30 WIB) 

 

 

Tags : #piala presiden 2022 #persik kediri #grup d #arema
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini