SUMEKS CO PALEMBANG Meski telah dijatuhi pidana masing masing selama tujuh dan delapan tahun penjara dua terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yakni Mukti Sulaiman serta Ahmad Nasuhi menyatakan pikir pikir terhadap putusan tersebut Diungkapkan usai sidang terdakwa Ahmad Nasuhi melalui tim penasihat hukumnya Ridho Junaidi SH MH didampingi KM Ridwan Said SH MH Rabu 29 12 mengatakan beberapa poin yang menjadi bahan pertimbangan pikir pikir terhadap vonis yang dijatuhkan terhadap kliennya tersebut Dijelaskannya sebagaimana dasar pertimbangan majelis hakim terungkap faktanya kliennya tidak dikenakan uang pengganti sepeserpun dalam perkara korupsi pembangun Masjid Raya Sriwijaya Palembang Yang artinya tidak ada unsur memperkaya diri sendiri oleh klien kami tersebut dari perkara ini hal itu juga terbukti dalam pertimbangan tuntutan Jaksa Penuntut Umum jelas Ridho Hal itu masih kata Redho sekaligus mematahkan asumsi yang beredar dikalangan masyarakat selama ini bahwa kliennya tersebut ada menerima mencuri ataupun mengambil keuntungan dari dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tersebut Jadi kalau kami menilai dari putusan itu klien kami ini divonis bersalah karena adanya kesalahan domisili serta proposal pengajuan dana hibah yang seharusnya diajukan satu tahun sebelum penganggaran dana hibah jadi bukan unsur memperkaya diri sendiri tegas Ridho Hal senada juga diungkap Iswadi Idris SH MH selaku penasihat hukum terdakwa Mukti Sulaiman dengan tegas mengatakan bahwa kliennya tersebut tidak terbukti menerima uang satu rupiah pun dari dana hibah Masjid Raya Sriwijaya Untuk itu sebagaimana disampaikan klien kami tadi dipersidangan menyatakan pikir pikir terhadap putusan tersebut ungkap Iswadi Disinggung mengenai diabaikannya JC kliennya oleh majelis hakim Iswadi hanya mengatakan itu adalah hak dan kewenangan majelis hakim Karena majelis hakim punya kewenangan itu namun kita tetap menghormati keputusan majelis hakim untuk upaya hukum selanjutnya masih berkoordinasi dengan klien kami apakah akan mengajukan banding atau tidak tukasnya Dengan telah di vonisnya dua terdakwa tersebut majelis hakim Tipikor Palembang pada PN Palembang telah mengadili dan menghukum enam orang tersangka dalam lingkaran dugaan korupsi dana hibah Masjid Raya Sriwijaya yang merugikan keuangan negara Rp64 miliar Enam terdakwa tersebut yakni Eddy Hermanto serta Syarifuddin telah divonis masing masing 12 tahun penjara lalu Yudi Arminto dan Dwi Kridayani yang divonis 11 tahun penjara kemudian Mukti Sulaiman divonis tujuh tahun penjara dan terakhir Ahmad Nasuhi dengan vonis delapan tahun penjara Untuk diketahui khusus untuk terdakwa Eddy Hermanto Syarifuddin serta Dwi Kridayani saat ini masih dalam proses upaya hukum banding pada tingkat Pengadilan Tinggi Palembang fdl
Divonis 8 Tahun, Ahmad Nasuhi Belum Tentukan Sikap
Rabu 29-12-2021,15:54 WIB
Editor : Dendi Romi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-04-2026,09:39 WIB
Terungkap Fakta Sidang Praperadilan Dugaan Kasus Salah Tangkap di Polres Empat Lawang, Dinilai Cacat Formil
Rabu 01-04-2026,20:36 WIB
Kemenkum Sumsel Dorong UMKM dan Ekraf Lewat Layanan Kekayaan Intelektual
Rabu 01-04-2026,23:52 WIB
Sempat Kabur, Pemuda di Palembang Diamankan Usai Jual Sabu ke Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli
Rabu 01-04-2026,21:09 WIB
Pertandingan Persiraja Banda Aceh Vs Sumsel United: Pembuktian Adu Tajam Striker Asing Kedua Tim
Rabu 01-04-2026,20:49 WIB
Kemenkum Sumsel dan Ditjen AHU Perkuat Peran PPNS Lewat Sinergi Lintas Instansi
Terkini
Kamis 02-04-2026,19:25 WIB
Waspada, 30 Gempa Guncang Indonesia, Terkuat M 7,3 di Sulut
Kamis 02-04-2026,18:10 WIB
Ungkit Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Berhasil Salurkan KUR Senilai Rp31,42 Triliun
Kamis 02-04-2026,18:09 WIB
Pengamanan Jumat Agung dan Paskah, Polda Sumsel Kerahkan Personel di 475 Gereja
Kamis 02-04-2026,17:57 WIB
Terungkap! Hacker Kuras Dana Sekolah di Prabumulih, Uangnya Diduga untuk Narkoba
Kamis 02-04-2026,17:03 WIB