Banner Pemprov

Palembang Darurat Kabut Asap, Jembatan Ampera Hilang Ditelan Pekatnya Asap

Palembang Darurat Kabut Asap, Jembatan Ampera Hilang Ditelan Pekatnya Asap

Palembang Darurat Kabut Asap, Jembatan Ampera Hilang Ditelan Pekatnya Asap--Fdl

SUMEKS.CO,- Kota Palembang kembali diselimuti kabut asap tebal. Pantauan pada Senin, 24 Agustus 2026 sekitar pukul 10.20 WIB, asap mulai menyelimuti sebagian besar wilayah Kota Palembang hingga membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Kondisi paling mencolok terlihat di kawasan Jembatan Ampera. Ikon Kota Palembang tersebut nyaris tidak terlihat dari kejauhan karena tertutup pekatnya kabut asap. Pemandangan Sungai Musi dari atas jembatan pun berubah drastis.

Biasanya, aktivitas perahu yang hilir mudik di Sungai Musi dapat terlihat jelas dari atas Jembatan Ampera. Namun, tebalnya asap membuat aliran Sungai Musi seolah menghilang di balik kabut.

Jarak pandang yang hanya beberapa meter membuat suasana di sekitar jembatan tampak tidak seperti biasanya.

BACA JUGA:Kabut Asap Karhutla Makin Parah, PKS Desak Belajar Online di Palembang

BACA JUGA:Waspada! 5 Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan, Bisa Ganggu Paru-paru hingga Jantung

Kondisi tersebut juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Kabut asap yang semakin pekat membuat kualitas udara memburuk dan warga terpaksa menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Rahmad, salah seorang warga yang sehari-hari beraktivitas sebagai pedagang asongan keliling di kawasan Pasar 16 Ilir, mengaku kondisi udara Palembang dalam dua hari terakhir semakin mengkhawatirkan.


Jembatan Ampera ikon Kota Palembang hilang diterjang tebalnya kabut asap--Fdl

Menurutnya, kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga mulai menimbulkan keluhan kesehatan.

“Tidak hanya bikin sesak, namun juga membuat mata perih sehingga sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ucap Rahmad.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak buruk kabut asap, terutama terhadap masyarakat yang setiap hari harus bekerja di luar ruangan.

Upaya penanganan sebelumnya telah dilakukan Pemerintah Kota Palembang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

BACA JUGA:Diduga Terhalang Kabut Asap, Toyota Avanza Tabrak Pejalan Kaki di Jalan Lintas Payakabung Ogan Ilir

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: