Banner Pemprov

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok di Sungai Musi

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Eceng Gondok di Sungai Musi

Penemuan Mayat Mengapung di Pulau Borang, Polisi Lakukan Identifikasi--

BANYUASIN, SUMEKS.CO- Sesosok jasad pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Sungai Musi, tepatnya di sekitar dermaga PT Asrigita Prasarana, Pulau Borang, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Jumat pagi (15 Mei 2026).

Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan perusahaan saat melakukan patroli rutin di area dermaga sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat itu, saksi melihat tubuh seorang pria tersangkut di antara tanaman eceng gondok dengan posisi sekitar tujuh meter dari bibir dermaga.

Mendapat laporan tersebut, personel Direktorat Polairud Polda Sumatera Selatan menggunakan Kapal Polisi V-1034 Muara Kumbang langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara.

Proses evakuasi kemudian dilakukan bersama Tim SAR Basarnas Palembang guna mengevakuasi jasad dari perairan Sungai Musi.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan mengenakan kemeja lengan pendek bermotif garis vertikal warna putih biru dan celana dalam warna cokelat.

Saat ditemukan, kondisi tubuh korban disebut telah mengalami pembusukan.

BACA JUGA:Dramatis! Ambulans Apung Polairud Polda Sumsel Selamatkan Nelayan Kritis dari Desa Terpencil

BACA JUGA:Innalillahi, Kapal Penumpang Dihantam Gelombang di Banyuasin, Polairud Polda Sumsel Turun ke Lokasi

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke Markas Direktorat Polairud Polda Sumsel untuk pendataan awal sebelum selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang guna menjalani visum dan proses identifikasi lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kematian.

Petugas juga mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan melakukan koordinasi lintas satuan untuk mendukung proses identifikasi.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur guna memastikan identitas korban dapat segera diketahui.

“Kami memastikan proses evakuasi dan identifikasi dilakukan secara profesional agar identitas korban dapat segera terungkap dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan Call Center 110.

Saat ini, aparat masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan identifikasi lanjutan dari tim forensik RS Bhayangkara Palembang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: