Eddy Santana Tawarkan SIGAB BANG Atasi Banjir di Palembang
ESP menekankan perlunya langkah konkret berbasis tata kelola modern: mulai dari revitalisasi drainase, penguatan ruang hijau, hingga penerapan sistem peringatan dini. Menurutnya, Palembang tidak boleh lagi terjebak dalam siklus banjir tahunan dengan solus-foto:doksumeksco-
PALEMBANG, SUMEKS.CO – Mantan Wali Kota Palembang periode 2003-2013, Eddy Santana Putra (ESP), kembali mencuri perhatian dengan gagasan SIGAB BANG (sinergi atas banjir Palembang) sebagai salah satu solusi menghadapi banjir yang kerap melanda kota Palembang.
ESP menekankan perlunya langkah konkret berbasis tata kelola modern: mulai dari revitalisasi drainase, penguatan ruang hijau, hingga penerapan sistem peringatan dini.

Eddy Santana Putera menilai butuh sinergi yang solid mengatasi banjir Palembang.-foto:doksumeksco-
Menurutnya, Palembang tidak boleh lagi terjebak dalam siklus banjir tahunan dengan solusi tambal sulam. Semua harus berbasis data dan teknologi canggih
Nah sebagai langkah awal yang bisa segera dieksekusi adalah kembali ke akar budaya lokal: gotong royong. Eddy menegaskan, gerakan gotong royong harus dilakukan secara serentak agar dampaknya terasa nyata.
BACA JUGA:Besaran Denda dan Sanksi Sosial bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Palembang, Berlaku Hari Ini!
BACA JUGA:Ratu Dewa Jajaki Kerja Sama dengan Kedutaan Belanda untuk Penanganan Banjir Palembang
“Di sinilah pentingnya komando dari kepala daerah,” ujarnya, menekankan perlunya kepemimpinan yang mampu menggerakkan masyarakat bersama‑sama.
ESP Ia menilai peningkatan kesadaran masyarakat lewat aksi bersih‑bersih lingkungan secara gotong royong sangat penting agar persoalan banjir tidak berulang. Para camat, lurah, dan OPD disebut harus menjadi nakhoda gerakan ini, sekaligus menggandeng komunitas lingkungan.
Menurut Eddy, gagasan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo melalui Gerakan Indonesia Asri yang dijadwalkan setiap Selasa dan Jumat. Namun ia menyarankan agar imbauan gotong royong digeser ke akhir pekan.
“Kalau saya sarankan, lakukan di Sabtu atau Minggu pagi. Serentak gotong royong di rumah masing‑masing, di lingkungannya masing‑masing,” ungkapnya.
BACA JUGA:Ini 9 Instruksi Ratu Dewa agar Pejabat Pemkot Palembang Siaga Banjir!
Lebih jauh, Eddy menekankan perlunya sinergi kuat antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi. “Palembang adalah wajah Sumsel, jadi butuh kerjasama yang solid untuk mewujudkan Palembang Berdaya sebagai smart water city,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



