Terbongkar, Miras Merek Ternama Palsu Diproduksi di Sukomoro, Diracik 4 Warga Bogor Sudah 5 Bulan Operasi

Terbongkar, Miras Merek Ternama Palsu Diproduksi di Sukomoro, Diracik 4 Warga Bogor Sudah 5 Bulan Operasi

Subdit I Indagsi Polda Sumsel membongkar produksi pabrik Minuman Keras (Miras) palsu yang telah beroperasi selama lima bulan meraup cuan hingga mencapai ratusan juta rupiah.-Dok.Sumeks.co-

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Miras merek ternama palsu ternyata diproduksi di sebuah Ruko di Sukomoro, Talang Kepala, Banyuasin, Sumsel.

Miras palsu disinyalir tanpa kandungan alkohol murni itu diracik 4 orang warga asal Bogor dan mereka sudah 5 bulan beroperasi.

Sepak terjang kawanan ini sukses dibongkar Subdit I Indagsi Polda Sumsel, Selasa 14 April 2026, sekira pukul 16.00 WIB.

4 pelaku, yaitu AH (33), D (36), MR (44) dan MW (34) semuanya warga kabupaten Bogor, Jawa Barat selama operasi sukses meraup cuan ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:Operasi Pekat Musi 2026, Polsek Rambang Amankan Penjual Miras Ilegal, Komitmen Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadan

BACA JUGA:Operasi Pekat Musi 2026, Personel Polda Sumsel Sita Puluhan Botol Miras di 2 Titik Lokasi

Ruko yang dijadikan ‘pabrik kecil’ Miras palsu berada di Jalan Palembang-Jambi, kelurahan Sukomoro, Kabupaten Banyuasin.

Polisi menyita ribuan botol miras palsu merek Mansion House Whisky, Mansion House Vodka dan Kawa-kawa.

Sejumlah cairan dan zat di dalam jeriken berisi miras palsu, perasa, pewarna makanan, cairan gula dan botol serta alat press dan citrun juga ikut disita petugas.

Lantas bagamana cara pelaku melakukan produksi dijelaskan Dirreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring.

BACA JUGA:Dijemput dari Rumah, Wanita di Palembang Dicekoki Miras Dibuat Mabuk, Kehilangan Kesucian

BACA JUGA:Operasi Miras Polsek Tanjung Batu Ogan Ilir, 89 Botol Disita dari Sejumlah Warung di Wilayah Hukumnya

4 pelaku ini membagi tugas saat produksi miras palsu mereka.

Ada yang menyiapkan 9 jeriken air yang dicampur cairan (masih dicek kepastian kandungan alkohol atau bukan), kemudian dipadukan dengan zat perasa, dicampur cairan gula, pewarna makanan serta citrun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait