Mendadak, BBPOM Palembang Sidak di Pasar Inpres Muara Enim, Hasilnya Ditemukan ‘Pengawet Mayat’
BERBAHAYA: BBPOM Palembang melakukan inspeksi mendadak di Pasar Inpres Muara Enim dan ditemukan pedagang menjual tahu putih dan mie kuning mengandung formalin.--
MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang melakukan inspeksi mendadak di Pasar Inpres MUARA ENIM.
Dari hasil sidak, sejumlah pedagang kedapatan menjual tahu putih dan mie kuning yang mengandung formalin, Kamis 12 Maret 2026.
“Formalin, sebuah larutan formaldehida (CH2O), merupakan bahan kimia paling umum yang digunakan sebagai pengawet mayat” (halodoc).
BACA JUGA:Hasil Pemeriksaan BBPOM Takjil di Kayuagung Aman Konsumsi
BACA JUGA:Hasil BBPOM: Menu MBG di Pedamaran OKI Terkontaminasi Bakteri E Coli
Ketua Tim Kerja Fungsi Pemeriksaan BBPOM di Palembang Aquirina Leonora, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan sampling dan pengujian rapid test terhadap 22 sampel.
"Dari 22 sampel ini ternyata ditemukan 9 sampel terdiri dari 7 tahu dan 2 mie yang tidak memenuhi syarat terdapat kandungan formalin," ujar Nora.
Nora mengatakan, pihaknya melakukan tindakan persuasif kepada pedagang dengan menyita bahan pangan berbahaya tersebut untuk dimusnahkan.
"Karena kita kegiatan ini tujuannya untuk perlindungan kesehatan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, Nora menuturkan bahwa tindakan tegas juga akan dilakukan kepada produsen tahu dan mie basah yang menggunakan formalin.
"Kita akan kerja sama dengan lintas sektor terkait, bisa kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perdagangan untuk menelusuri produsennya," tuturnya.
BACA JUGA:Hasil Pemeriksaan BBPOM Takjil di Kayuagung Aman Konsumsi
BACA JUGA:Hasil BBPOM: Menu MBG di Pedamaran OKI Terkontaminasi Bakteri E Coli
Nora mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih bahan pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
