Banner Pemprov

Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina Maret 2026 Terbaru untuk Beli Pertalite

Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina Maret 2026 Terbaru untuk Beli Pertalite

Mekanisme pendaftaran Subsidi Tepat MyPertamina ID sebenarnya dirancang cukup sederhana dan sepenuhnya digital--

SUMEKS.CO - Mulai Maret 2026, pembelian Pertalite tidak lagi bebas seperti dulu. Konsumen wajib mendaftar di situs resmi subsiditepat.mypertamina.id untuk dapat membeli BBM Pertalite subsidi.

Mekanisme pendaftaran Subsidi Tepat MyPertamina ID sebenarnya dirancang cukup sederhana dan sepenuhnya digital.

Per Maret 2026, cara daftarnya cukup mudah dengan mengakses situs resmi subsiditepat.mypertamina.id, membuat akun menggunakan NIK KTP, lalu mendaftarkan data kendaraan dengan mengunggah foto STNK serta foto fisik kendaraan. 

Tujuan utama dari sistem Pertamina ini adalah untuk memverifikasi apakah kendaraanmu "berhak" meminum BBM bersubsidi sesuai regulasi pemerintah.

BACA JUGA:CEK, Ini 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina, Divonis 9 hingga 15 Tahun Penjara

BACA JUGA:Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026

Setelah data diverifikasi (biasanya 7-14 hari kerja), Anda akan  mendapatkan QR Code. Kode inilah yang menjadi "tiket masuk" untuk mengisi BBM subsidi di SPBU. 

Apa Itu Subsidi Tepat MyPertamina?


Mekanisme pendaftaran Subsidi Tepat MyPertamina ID sebenarnya dirancang cukup sederhana dan sepenuhnya digital--

Ini adalah program pemerintah untuk mendata konsumen pengguna BBM Bersubsidi. Dulu, siapa saja bisa isi Solar/Pertalite. Akibatnya, kuota jebol dan subsidi dinikmati orang kaya yang mobilnya mewah. Sekarang, sistem menyaring berdasarkan:

• Jenis Kendaraan: Roda 4 pribadi, Angkutan Umum, Angkutan Barang.

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Perkuat Keselamatan Kerja dan Disiplin Operasi pada Rangkaian Bulan K3 2026

BACA JUGA:Niat Sholat Lailatul Qadar: Ibadah Sunnah yang Menggandakan Pahala, Membuka Pintu Ampunan Allah SWT

• Kapasitas Mesin (CC): Maksimal 1.400 cc untuk Pertalite (mobil pribadi) dan maksimal 2.000 cc untuk Solar subsidi (kendaraan pribadi dan komersial). Motor dengan kapasitas di bawah 250 cc masih diperbolehkan menggunakan Pertalite.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait