Banner Pemprov

Jawab Tudingan KPK Soal 'Playing Victim', Ketua DPRD OKU: Komunikasi dengan Parwanto Tak Membahas Fee Pokir

Jawab Tudingan KPK Soal 'Playing Victim', Ketua DPRD OKU: Komunikasi dengan Parwanto Tak Membahas Fee Pokir

Jawab Tudingan KPK Soal 'Playing Victim', Ketua DPRD OKU Sahril Elmi Buka Suara soal Fee Pokir--Fadli

<strong>SUMEKS.CO,-strong> Ketua DPRD Kabupaten OKU, Sahril Elmi, akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan dirinya melakukan &ldquo;playing victim&rdquo; setelah namanya terseret sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi penerimaan fee proyek Pokir DPRD OKU dengan terdakwa Parwanto dan Robi Vitergo.

Dalam rilis yang diterima Senin, 2 Maret 2026, pria yang akrab disapa Alex itu menegaskan bahwa komunikasi dirinya dengan Parwanto melalui telepon seluler tidak berkaitan dengan perkara pokir yang kini tengah disidangkan.

Alex menjelaskan, kontak tersebut justru terjadi setelah adanya ketegangan internal di Badan Anggaran (Banggar) DPRD OKU, terkait ketidakterlibatan Partai PAN dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Situasi tersebut sempat memicu perdebatan panas di lingkungan Banggar.

BACA JUGA:KPK Buka Peluang Ketua DPRD OKU Bisa Terseret Jadi Tersangka Baru Kasus Fee Pokir

BACA JUGA:Dugaan 'Playing Victim' Terbongkar di Sidang Fee Pokir OKU, Peran Ketua DPRD Aktif Sahril Elmi Disorot KPK

“Saya menghubungi saudara Parwanto saat itu, tetapi tidak dijawab. Yang saya tanyakan adalah pernyataannya yang menyebut ‘terasa kau dizolimi’.

Persoalan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan kasus pokir,” ujar Alex.


Ketua DPRD OKU Sahril Elmi alias Alex bantah enggan berkomentar usai terseret jadi saksi sidang korupsi fee pokir --Fadli

Beberapa hari setelah itu, lanjutnya, Parwanto justru menghubunginya kembali untuk klarifikasi. 

Percakapan tersebut, menurut Alex, murni membahas pernyataan pribadi dan terjadi jauh sebelum mencuatnya perkara dugaan korupsi pokir.

Ia juga membantah tuduhan jaksa yang menilai keterangannya di persidangan berbelit-belit.

Menurut Alex, terjadi kesalahpahaman dalam memahami konteks pembahasan soal fee proyek pokir.

BACA JUGA:Usai Dilaporkan Gegara Naik Jet Pribadi Saat Kunker ke Sulsel, Menag Langsung Berikan Klarifikasik ke KPK

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait