Hancur Dimakan Waktu, Jalan Lintas Timur Timur Palembang - Betung Menjelma Jadi 'Neraka' Bagi Pengendara
Kondisi Jalan Lintas Timur Palembang - Betung, terutama pada Kilometer 16 hingga 65 semakin memburuk sejak dua tahun terakhir. --Sumeks.co
BANYUASIN, SUMEKS.CO - Kondisi Jalan Lintas Timur Palembang - Betung, terutama pada Kilometer 16 hingga 65 semakin memburuk sejak dua tahun terakhir.
Bagi pengendara yang melintas, jalan ini tak ubahnya seperti 'Neraka', karena kondisi jalan bergelombang hingga berlobang dan membahayakan pengendara terutama pengendara sepeda motor atau R2.
Tingginya volume kendaraan besar seperti truk logistik dan kendaraan yang overload adalah salah satu penyebab rusaknya jalan ini, selain itu juga mungkin karena kualitas aspal yang buruk.
Kondisi jalan Lintas Timur Palembang - Betung berubah seperti 'Neraka' sudah terjadi selama dua tahun. Selain mengganggu pengendara juga sering terjadi kecelakaan yang tinggi, dimana rata rata kecelakaan disebabkan oleh kondisi jalan yang tak layak.
BACA JUGA:Polda Sumsel Tindak Tambang Ilegal di Banyuasin, Lima Alat Berat Disita
BACA JUGA:Jaringan Narkoba Malaysia - Riau - Banyuasin Terungkap, 7 Tersangka Ditangkap, 44 Kg Sabu Gagal Edar
Kondisi jalan yang hancur lebur mengancam keselamatan fisik dan nyawa pengendara, serta juga menghambat distribusi barang.
Waktu tempuh kendaraan logistik menjadi terhambat. Salah satu pengendara berharap agar Jalan Lintas Timur ini segera diperbaiki, mengingat sebentar lagi waktu mudik tiba dan pastinya ruas jalan Lintas Timur ini bakal lebih ramai dari biasanya.
"Kalau bisa pemerintah daerah ataupun pusat bergerak cepat untuk hal ini, kan ini juga untuk mengurangi kemacetan yang terjadi hingga menekan angka Lakalantas. Karena hampir setiap hari ada kecelakaan di jalan ini," ujar Monang, Senin 23 Februari 2026.
Monang menjelaskan bahwa dalam minggu ini saja telah terjadi tiga Lakalantas di jalan ini, yang melibatkan kendaraan seperti fuso tronton, truk tangki dan motor.
BACA JUGA:Bendahara PMI Banyuasin Disertai ke Meja Hijau, Didakwa Korupsi Dana Hibah Rugikan Negara Rp325 Juta
"Seminggu yang lalu itu ada fuso tronton kecelakaan di Km 64, terus di Km 24 ada lagi kecelakaan motor bahkan sampai meninggal dunia di tempat dan terakhir truk tangki kecelakaan juga disekitar Km 64-65," jelasnya.
Monang mengatakan, akhir tahun lalu itu hanya sebagian jalan yang diperbaiki, malah ada beberapa titik disepanjang ruas jalan Lintas Timur Timur Palembang - Betung ini sudah di gali namun tak kunjung diperbaiki, bahkan mengakibatkan jalanan semakin prihatin untuk dilalui.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
