Banner Pemprov
Pemkot Baru

Busui Tetap Lancar Puasa, Ini 5 Kunci Aman Jaga ASI Selama Ramadan

Busui Tetap Lancar Puasa, Ini 5 Kunci Aman Jaga ASI Selama Ramadan

Busui Tetap Lancar Puasa, Ini 5 Kunci Aman Jaga ASI Selama Ramadan--Doc sumeks.co

SUMEKS.CO,- Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk menunaikan ibadah puasa. Namun, bagi ibu menyusui (busui), keputusan untuk tetap berpuasa kerap menimbulkan dilema. 

Sebab biasanya satu sisi ingin menjalankan ibadah secara penuh, di sisi lain ada tanggung jawab besar memastikan kebutuhan nutrisi bayi tetap terpenuhi.

Secara medis dan syariat, ibu menyusui memang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa apabila kondisi kesehatan ibu maupun bayi tidak memungkinkan. 

Karena itu, keputusan berpuasa sebaiknya didasarkan pada kondisi fisik masing-masing serta hasil konsultasi dengan dokter atau konselor laktasi.

BACA JUGA:Awas Gejala DBD di Bulan Februari! Cara Meningkatkan Trombosit Secara Alami

BACA JUGA:Waspada Lonjakan Kasus Flu Singapura di Indonesia, Kenali Gejala pada Balita dan Cara Mencegah Penularannya

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa pada ibu menyusui umumnya tidak berdampak signifikan terhadap pertumbuhan bayi, termasuk bayi yang mendapatkan ASI eksklusif. 

Namun, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan agar produksi ASI tetap lancar dan stamina ibu terjaga selama menjalani puasa lebih dari 12 jam.


Wajib Tahu, Ini 5 Tips Aman Agar ASI Busui Lancar Saat Jalani Puasa Ramadan--

Berikut lima kunci aman agar busui tetap nyaman berpuasa di bulan Ramadan, yang dirangkum dari berbagai sumber Sabtu 21 Februari 2026:

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Minimal 2 Liter

Perubahan pola makan dan tidur saat Ramadan membuat tubuh rentan kekurangan cairan. Padahal, cairan memegang peranan penting dalam produksi ASI. 

Ibu menyusui disarankan mengonsumsi minimal dua liter air per hari, yang bisa dibagi secara bertahap antara waktu berbuka hingga sahur.

Hindari minum dalam jumlah besar sekaligus menjelang imsak karena dapat memicu frekuensi buang air kecil meningkat dan membuat tubuh cepat haus di siang hari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: