Perbandingan konsumsi BBM antara Honda PCX 175 dan Yamaha NMAX Turbo pada 2026
Perbandingan konsumsi BBM antara Honda PCX 175 dan Yamaha NMAX Turbo pada 2026 --
SUMEKS.CO - Perbandingan konsumsi BBM antara Honda PCX 175 dan Yamaha NMAX Turbo pada 2026 menjadi perhatian pengendara yang gemar touring jarak jauh.
Efisiensi bahan bakar tidak hanya memengaruhi biaya perjalanan tetapi juga menentukan frekuensi pengisian ulang saat melintasi rute panjang dengan keterbatasan SPBU.
Segmen skuter premium terus berkembang dengan peningkatan kapasitas mesin dan teknologi efisiensi bahan bakar. Honda PCX 175 hadir sebagai evolusi dari platform PCX sebelumnya dengan peningkatan performa dan sistem pembakaran yang lebih efisien.
Sementara itu, Yamaha NMAX Turbo 2026 menawarkan teknologi induksi paksa yang dirancang meningkatkan tenaga tanpa mengorbankan efisiensi pada kecepatan jelajah stabil.
BACA JUGA:Adu Irit Skutik Touring PCX 160 Versus NMAX Turbo 2026, Mana Yang Lebih Unggul?
BACA JUGA:Makin Mewah, Honda PCX160 Meluncur dengan Pilihan Warna Terbaru
Berdasarkan spesifikasi pabrikan dan pengujian media otomotif regional, kedua model dirancang untuk keseimbangan antara performa dan konsumsi BBM.
Pada pengujian rute touring jarak jauh dengan kecepatan konstan 60 hingga 80 km per jam, Honda PCX 175 mencatat konsumsi BBM rata rata sekitar 45 hingga 48 km per liter. Efisiensi ini didukung sistem enhanced smart power dan bobot kendaraan yang relatif ringan di kelasnya.
Berdasarkan laporan uji jalan dari media otomotif Asia Tenggara, karakter mesin PCX cenderung stabil pada putaran rendah hingga menengah sehingga ideal untuk perjalanan santai jarak jauh.
Yamaha NMAX Turbo 2026 menunjukkan konsumsi BBM rata rata sekitar 40 hingga 44 km per liter dalam kondisi touring serupa.
BACA JUGA:Harga Motor Bekas Honda PCX 160 Per Januari 2026: Skutik Premium Jadi Lebih Terjangkau
BACA JUGA:Penantang Baru Skutik Premium, Feiying UFR 150 Max Expedition 2026 Siap Ganggu Dominasi NMax dan PCX
Teknologi turbo memberikan peningkatan tenaga saat akselerasi dan tanjakan, namun pada kecepatan konstan sistem ini bekerja lebih ringan sehingga efisiensi tetap terjaga.
Berdasarkan pengujian internal yang dipublikasikan dalam materi promosi regional Yamaha, sistem manajemen bahan bakar dirancang menyesuaikan tekanan udara untuk menjaga rasio campuran tetap optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

