Banner Pemprov
Pemkot Baru

3 Wajah Roehana Koeddoes dan Pemikiran Penting, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia

3 Wajah Roehana Koeddoes dan Pemikiran Penting, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia

3 Wajah Roehana Koeddoes, Pahlawan Nasional dan Jurnalis Perempuan pertama Indonesia.-foto:doksumeksco-

SUMEKS.CO - Dalam peringatan Hari Pers Nasional 2026, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) bersama IDN Times dan Yayasan Amai Setia menghadirkan diskusi “3 Wajah Roehana Koeddoes” di Jakarta.

Acara ini bukan sekadar mengenang pahlawan nasional, tetapi menimbang kembali relevansi perjuangan Roehana di tengah ekosistem pers yang kian terhimpit.

Roehana dikenal sebagai pelopor jurnalis perempuan, pendidik, sekaligus penggerak ekonomi lewat Amai Setia dan Soenting Melajoe.

Tiga wajah itu menjadi refleksi tantangan jurnalis masa kini: kebebasan pers yang menyempit, ketimpangan gender, dan disrupsi digital.

BACA JUGA:Bedah Isu Kekerasan Berbasis Gender Online, FJPI Sumsel Hadirkan Ratu Tenny Leriva

BACA JUGA:Gelorakan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan: FJPI Sumsel Siap Gelar Workshop KBGO

Najwa Shihab mengingatkan bahwa penurunan Indeks Kebebasan Pers Indonesia adalah “alarm demokrasi” yang tak bisa diabaikan.

Sementara Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya jurnalisme empati yang dihidupkan kembali oleh jurnalis perempuan.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menambahkan bahwa kapasitas dan pengetahuan, bukan gender, yang menentukan posisi strategis di dunia pers modern.

Diskusi ini juga menegaskan bahwa semangat Roehana belum selesai. Ketua Umum FJPI Khairiah Lubis menekankan perlunya menghidupkan kembali warisan Roehana yang jarang dibicarakan.

BACA JUGA:FJPI Sumsel Hadir sebagai Rumah Jurnalis Perempuan, Fokus pada Kesetaraan dan Profesionalisme

BACA JUGA:Ratu Dewa Siap Dukung Agenda FJPI Sumsel: Wujudkan Jurnalisme Inklusif

Padahal perempuan muda salah Minangkabau itu a telah menulis, mendidik, dan menggerakkan ekonomi perempuan sejak lebih dari seabad lalu.

Sebagai penutup, FJPI membuka lomba jurnalistik “3 Wajah Roehana Koeddoes” pada 6–12 Februari 2026, mengajak generasi baru jurnalis untuk menyalakan kembali api perjuangan Roehana di ruang publik digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait