Banner Pemprov

Disajikan Saat Perayaan Imlek, Ini Arti dan Makna Kue Lapis Legit Bagi Warga Tionghoa

Disajikan Saat Perayaan Imlek, Ini Arti dan Makna Kue Lapis Legit Bagi Warga Tionghoa

Kue Lapis Legit bukan sekadar kudapan manis, tetapi memiliki makna penting dalam perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa. --sumeks.co

SUMEKS.CO - Perayaan Imlek bagi warga Tionghoa, adalah hari spesial dan biasanya dirayakan dengan menyuguhkan menu khas. 

Salah satu kuliner yang selalu ada di meja saat Imlek, Kue Lapis Legit, yang memiliki cita rasa manis. 

Ternyata Kue Lapis Legit bukan sekadar kudapan manis, tetapi memiliki makna penting dalam perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa. 

Dalam budaya Tionghoa, makanan yang disajikan saat Imlek selalu mengandung filosofi yang berkaitan dengan doa serta harapan kehidupan.

BACA JUGA:Ide Menu Praktis Penuh Makna untuk Makan Malam Menyambut Tahun Baru Imlek 2026 Bersama Keluarga

BACA JUGA:Sejarah Kue Keranjang, Hidangan Khas Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek

Pun begitu dengan Kue Lapis Legit, yang tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap hidangan, tetapi juga memperkaya makna perayaan Imlek. 

Keberadaan kue ini mencerminkan nilai budaya yang diwariskan dan tetap dijaga dalam tradisi keluarga Tionghoa.

Lapis Legit juga dikenal dengan sebutan spekkoek, istilah yang berasal dari bahasa Belanda sejak masa kolonial. 

Konon dalam cerita Tionghoa, kue ini diperkenalkan pada era penjajahan Belanda dan memiliki kemiripan dengan kue lapis khas Eropa.

BACA JUGA:Ide Hampers Imlek 2026 Budget di Bawah 200 Ribuan, Pilihan Praktis untuk Berbagi Keberuntungan

BACA JUGA:Kenapa Semua Serba Merah Saat Imlek? Ini Penjelasan Selengkapnya

Dalam pembuatannya, Lapis Legit menggunakan berbagai rempah favorit masyarakat Eropa yang menghasilkan aroma dan rasa khas. 

Rempah tersebut antara lain kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, serta adas manis pilihan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: