Banner Pemprov
Pemkot Baru

Sebabkan Kemacetan, Marak Lapak Tuak dan Dagangan di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ditertibkan Petugas

Sebabkan Kemacetan, Marak Lapak Tuak dan Dagangan di Bawah Jembatan Ampera Palembang Ditertibkan Petugas

Petugas gabungan ini melakukan penertiban lapak pedagang dan penjual minuman keras jenis Tuak yang sedang marak.-Dok.Sumeks.co-

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Pemerintah Kota Palembang melalui Satpol-PP, Dishub serta pihak kecamatan melakukan penertiban sejumlah lapak dagangan yang berada di bawah Jembatan Ampera, Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I Palembang, Senin 2 Februari 2026.

Petugas gabungan ini melakukan penertiban lapak pedagang dan penjual minuman keras jenis tuak yang sedang marak, sehingga ditenggarai mengakibatkan kemacetan.

Meski telah ditinggal pemiliknya, puluhan petugas tetap mengamankan lapak dan gerobak para pedagang.

Camat SU I Palembang, Mukhtiar Hijrun berkata bahwa penertiban ini berdasarkan laporan masyarakat yang menyampaikan para pedagang BJ atau pakaian bekas, tukang jahit dan marak pejual tuak dinilai sudah meresahkan.

BACA JUGA:Hasil Penertiban di Jalan Pimpong Samping PS Mal Terus Dipantau, Jangan Kasih Kendor!

BACA JUGA:Berkah Malam Tahun Baru, Pedagang Jagung Bakar Panen Rezeki di Jakabaring Sport City

Dijelaskan, disamping mereka berdagang menggunakan badan jalan yang menimbulkan kemacetan, juga konsumen mereka meminum tuak di kawasan tersebut. 

"Dari operasi kali ini memang kami hanya mendapati lapak atau gerobak yang ditinggal pemilik, namun kami menemukan beberapa warga yang lagi meminum tuak," ujar Camat SU I Palembang Mukhtiar Hijrun, Senin.

Menurutnya, diduga operasi penertiban ini telah bocor dan petugas hanya menemui lapak-lapak pedagang yang ditinggal pemiliknya.

"Kami mendapati tiga orang warga yang meminum tuak dengan menggunakan 2 buah teko," kata Hijrun.

Warga tampak santai meminum tuak di tempat umum tepatnya di bawah Jembatan Ampera, seakan tidak ada takutnya mereka berpesta tuak di tempat umum. 

BACA JUGA:Dituduh Pecahkan Kaca Etalase RM, Pedagang Kaligrafi Keliling di Palembang Dikeroyok Satu Keluarga

BACA JUGA:Pedagang Pasar Induk Palembang Gelar Aksi Damai, Tolak Kenaikan Tarif Retribusi Intimidasi, Sita Lapak Sepihak

"Untuk pedagang tuak dan gerobaknya tidak kami temukan hanya mendapati tuak dalam teko yang lagi diminum warga," jelas Hijrun. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait