Banner Pemprov

Ustadz Abdul Somad Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Tokoh Sumsel H Halim

Ustadz Abdul Somad Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Tokoh Sumsel H  Halim

Ustadz Abdul Somad Sampaikan Duka atas Kepergian Ketua Pembina Masjid Agung Palembang--

Ustadz Abdul Somad (UAS) Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Tokoh Sumsel H  Halim

Palembang, sumeks.co-  Ucapan duka cita terus mengalir atas wafatnya tokoh masyarakat Sumatera Selatan(Sumsel), Haji Kemas Abdul Halim Ali, yang meninggal dunia pada Kamis 22 Januari 2026 sore.

Almarhum H Halim mengembuskan napas terakhir di RSUD Siti Fatimah Palembang pada pukul 14.25 WIB dalam usia 88 tahun.

Berdasarkan pantauan Sumeks.co- Suasana duka menyelimuti rumah almarhum di Jalan M Isa, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Jenazah almarhum H Halim disemayamkam, usai tiba di rumah duka sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung disambut haru keluarga, kerabat, serta para pelayat yang telah menunggu sejak siang hari.

Hingga sore hari, arus pelayat terus berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa dan memanjatkan doa, yasinan hingga dini hari.

BACA JUGA:PN Palembang Tegaskan Perkara Tipikor H Halim Berpotensi Gugur Usai Terdakwa Meninggal Dunia

BACA JUGA:Jan Maringka: Wafatnya H Halim Jadi Refleksi Berharga bagi Penegakan Hukum

Ulama dan dai  kondang nasional, Ustadz Abdul Somad (UAS), turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum melalui akun media sosialnya.

Dalam unggahannya, UAS mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga Allah membalas amal-amal shalih beliau, mengampuni segala salah dan dosanya. Allahummaghfir lahu, warhamhu, wa ‘afihi wa‘fu ‘anhu,” tulis Ustadz Abdul Somad.

Diketahui, pada pertengahan tahun lalu Ustadz Abdul Somad juga sempat berziarah ke makam istri almarhum, almarhumah Aminah binti H Nang Utih, yang dimakamkan di Palembang.

Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pengusaha, hingga pejabat daerah.

Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Asisten Pemerintah Provinsi Sumsel Apriyadi Mahmud, serta sejumlah bupati dan kepala daerah di Sumsel turut hadir atau menyampaikan ucapan duka cita.

Deretan karangan bunga ucapan belasungkawa tampak memenuhi sepanjang Jalan M Isa Palembang, dan halaman rumah duka yang mewah ini.

Ucapan duka juga datang dari Ketua Muslimat NU Sumatera Selatan sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Muqimussunah, Dr Hj Izzah Zen Ayukri, serta sejumlah pondok pesantren dan lembaga keagamaan lainnya.

Pantauan di lokasi hingga pukul 16.42 WIB menunjukkan sejumlah habaib, ulama, asatidz, tokoh masyarakat, dan warga sekitar silih berganti melantunkan doa di sisi jenazah.

BACA JUGA:Haji Halim Wafat, Kuasa Hukum Minta Jadikan Pelajaran Berharga Proses Penegakan Hukum di Indonesia

BACA JUGA:Kejaksaan Ucapkan Bela Sungkawa, Status Hukum Almarhum H Halim Menunggu Petunjuk Pimpinan

Kehadiran para pelayat mencerminkan besarnya rasa kehilangan atas sosok yang selama ini dikenal rendah hati, sederhana, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, ahli sedekah.

Perwakilan keluarga menyampaikan bahwa prosesi pemakaman almarhum Haji Kemas Halim Ali direncanakan akan dilaksanakan pada hari ini Jumat 23 Januari 2026, sesaat setelah pelaksanaan salat Jumat.

Jenazah H Halim akan dishalatkan terlebih dahulu di Masjid Agung Palembang, sebelum dimakamkan di kompleks makam keluarga di kawasan M Isa Palembang, berdampingan dengan istri tercinta beliau.

“Insya Allah, almarhum akan dimakamkan ba’da salat Jumat di makam keluarga dan dimakamkan berdampingan dengan istri beliau,” ujar perwakilan keluarga singkat.

Semasa hidupnya, Haji Kemas Halim Ali dikenal sebagai Ketua Pembina Masjid Agung Palembang serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Almarhum juga memiliki kontribusi panjang dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan ketulusan dan pengabdian beliau.

Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir, mengiringi kepergian sosok yang dikenal penuh keteladanan dan kedermawanan.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: