Minta Tumpangan Saat Pulang Sekolah, Pelajar di Palembang Malah Dikeroyok Kakak Kelas
Apes dialami seorang pelajar SMK di Kota Palembang. Pasalnya, hanya minta tumpangan sepeda motor saat pulang sekolah, harus membuatnya menjadi korban pengeroyokan yag dilakukan kakak kelasnya, Selasa 13 Januari 2026. -Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Apes dialami seorang pelajar SMK di Kota PALEMBANG. Pasalnya, hanya minta tumpangan sepeda motor saat pulang sekolah, harus membuatnya menjadi korban pengeroyokan yag dilakukan kakak kelasnya, Selasa 13 Januari 2026.
Korban, yakni CS (16) pelajar kelas X SMK Gajah Mada Palembang. Ia harus menjadi korban pengeroyokan, berawal hanya masalah untuk menumpang sepeda motor untuk ke depan lorong usai pulang sekolah.
Tak terima anaknya sudah menjadi korban pengeroyokan, membuat Sumarkos (42), orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Palembang, Selasa 13 Januari 2026.
Dihadapan petugas, pelapor berharap keadilan agar pelaku pengeroyokan anaknya dapat segera diproses hukum.
BACA JUGA:Pasutri di Palembang Dilaporkan Soal Pengeroyokan Gegara Buah Mangga, Lapor Balik Mengaku Dianiaya
BACA JUGA:Tolak Uang Damai Rp100 Juta, Minta Proses Hukum Kasus Dugaan Pengeroyokan Dilanjutkan
Masih mengenakan pakaian sekolah dengan bercak darah di baju, korban didampingi orangtuanya menuturkan peristiwa pengeroyokan dialami terjadi pada Selasa 13 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB, di Jalan Banten II Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II, Palembang.
Berawal, saat pelapor diberitahu tahu orang bahwa anaknya sudah menjadi korban pengeroyokan.
"Untuk kejadian persis saya tidak tahu pak. Tapi menurut keterangan anak saya saat itu dirinya hendak pulang ke rumah," Ungkapnya.
Karena jalan dari sekolah ke depan Lorong Banten cukup jauh, saat pulang ke sekolah, saat itu korban mencoba memanggil Terlapor (Lidik-red) untuk menumpang nebeng ke depan Lorong Banten.
BACA JUGA:Pelaku Pengeroyokan Kades Lempuing OKI Bukan Anggota Kodim 0402/OKI-OI
BACA JUGA:Ditengarai Masalah Anak, Polisi Dalami Motif Lain Pengeroyokan Sebabkan Warga di Palembang Ini Tewas
"Tetapi saat itu, ketika memanggil Terlapor yang tidak diduga merupakan kakak kelasnya satu sekolah, saat anak saya minta tumpangan, Terlapor ini langsung marah marah," jelasnya.
Saat itu, korban pun dipukuli dengan kunci motor.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
