Banner Pemprov
Pemkot Baru

Gas Mulai Ditinggalkan, Kompor Listrik Jadi Pilihan Baru Rumah Tangga

Gas Mulai Ditinggalkan, Kompor Listrik Jadi Pilihan Baru Rumah Tangga

Gas Mulai Ditinggalkan, Kompor Listrik Jadi Pilihan Baru Rumah Tangga--

SUMEKS.CO - Perubahan besar sering kali tidak datang dengan suara keras. Di dapur rumah tangga Indonesia, pergeseran itu terjadi perlahan tapi konsisten. Kompor gas yang selama puluhan tahun menjadi andalan kini mulai ditinggalkan sebagian konsumen. 

Sebagai gantinya, kompor listrik muncul sebagai pilihan baru yang dianggap lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masa kini. 

Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, tapi cerminan perubahan cara pandang rumah tangga terhadap energi, keamanan, dan kenyamanan.

Berdasarkan laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang dikutip media nasional, pemerintah terus mendorong efisiensi energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

BACA JUGA:Jangan Salah Beli, Begini Cara Keluarga Muda Pilih Kompor Listrik

BACA JUGA:Kompor Listrik Bukan Sekadar Gaya, Ini Tips Memilih yang Paling Aman

Gas elpiji masih menjadi kebutuhan penting, namun distribusinya tidak selalu stabil di semua wilayah. 

Situasi ini membuat rumah tangga mulai mencari alternatif yang lebih mudah diakses dan tidak bergantung pada pasokan fisik seperti tabung gas. Kompor listrik kemudian menjadi opsi yang semakin masuk akal.

Salah satu alasan utama kenapa gas mulai ditinggalkan adalah faktor keamanan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang dikutip media arus utama, kebakaran rumah tangga kerap dipicu oleh kebocoran gas dan penggunaan kompor api terbuka. 

Kekhawatiran ini dirasakan langsung oleh banyak keluarga, terutama di hunian padat dan ruang dapur terbatas. 

BACA JUGA:Kompor Listrik yang Aman dan Praktis, Ini Tips Buat Keluarga Muda

BACA JUGA:Banyak yang Salah Paham, Ini Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi yang Sering Bikin Nyesel

Kompor listrik dinilai lebih aman karena tidak melibatkan api dan tekanan gas, sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Kenyamanan penggunaan juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Berdasarkan survei perilaku konsumen yang dikutip lembaga riset pasar nasional, banyak rumah tangga merasa aktivitas memasak menjadi lebih tenang saat tidak perlu memikirkan tabung gas habis atau kebocoran. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: