Banner Pemprov
Pemkot Baru

Unit Identifikasi Polres OKI Evakuasi Mayat Mengapung di Sungai Komering Desa Serapek

Unit Identifikasi Polres OKI Evakuasi Mayat Mengapung di Sungai Komering Desa Serapek

Tim identifikasi Polres OKI lakukan evakuasi jenazah di Sungai Komering Desa Serapek Kecamatan Teluk Gelam. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Unit Identifikasi Polres OKI Evakuasi Mayat Mengapung di Sungai Komering Desa Serapek

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki mengapung di Sungai Komering, tepatnya di Desa Serapek, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa 30 Desember 2025.

Atas penemuan mayat tersebut, membuat warga Desa heboh, sehingga menginformasikan kepada pihak kepolisian. 

Atas laporan masyarakat, tim identifikasi Polres OKI langsung ke lokasi. Yakni melakukan evakuasi. 

Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto SH SIk MH melalui Kaur Identifikasi, Ipda Beny Hidayat SH mengatakan, mayat laki-laki yang ditemukan warga di aliran Sungai Komering yaitu sekira pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA:Pencarian Hari Keempat Bocah Tenggelam di Sungai Komering Sisir hingga Desa Anyar

BACA JUGA:Pencarian Korban Bocah Tenggelam di Sungai Komering Kembali Dilanjutkan

Lalu, dengan cepat warga melaporkan peristiwa penemuan mayat mengapung tersebut ke kepolisian. 

"Tadi anggota tim identifikasi langsung bergerak cepat menuju lokasi di Desa Serapek Kecamatan Teluk Gelam dan mengevakuasi," jelas Ipda Beny, Selasa 30 Desember 2025.

Diterangkan Ipda Beny, evakuasi dilakukan bersama dengan anggota Polsek Teluk Gelam. Saat dievakuasi mayat yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. 

Rupanya, di lokasi telah ada dari pihak keluarga korban. Lalu pihak keluarga langsung melihat jenazah korban yang mengapung saat dievakuasi ke permukaan dari Sungai. 

BACA JUGA:Liburan ke Desa Bocah Tenggelam di Sungai Komering, SAR Lakukan Pencarian

BACA JUGA:Green Generation OKI Libatkan Gen Z Bersih-Bersih Sungai Komering

"Pihak keluarga mengenali jenazah dari pakaiannya. Kemudian jenazah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Kaur Identifikasi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: