Banner Pemprov

September dan Oktober Puncak Kemarau, Karhutla Terus Meluas

September dan Oktober Puncak Kemarau, Karhutla Terus Meluas

Karhutla di Kabupaten OKI dipadamkan oleh personel. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

September dan Oktober Puncak Kemarau, Karhutla Terus Meluas 

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Musim kemarau yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Dimana untuk puncak kemarau terjadi di September hingga Oktober. Dimana akibat musim kemarau karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus meluas dan terjadi setiap hari. 

Dikatakan Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, SHut MP, di September dan Oktober merupakan puncak kemarau. Dimana diprediksi sebelumnya puncak kemarau di Agustus ini. Tetapi musim kemarau diprediksi masih terjadi pada September hingga Oktober dan pada bulan itu puncaknya. 

"Karena elnino kuat, jadi otomotis lebih panas, Ini terjadi siklus 4 tahun an. Jadi kemaraunya lebih panjang," ujar Ferdian saat diwawancarai belum lama ini. 

BACA JUGA:Debu dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA Capai Ribuan

BACA JUGA:Cegah Karhutla, Polres OKI Gandeng Warga Pedamaran dan Bantu Korban Kebakaran

Lanjut dia, untuk Kabupaten OKI karhutla terus terjadi setiap harinya di beberapa kecamatan tersebar. Dalam hal penanganan dan penanggulangan karhutla tersebut untuk peralatan dan personel siap. 

"Dalam penanganan dan penanggulangan kart di OKI telah ditambah personel Manggala Agni dari Jambi sebanyak 2 regu dengan jumlah 30 orang," jelasnya. 

Diungkapkan Fredi, untuk frekuensi karhutla telah tinggi khususnya di Kecamatan Tulung Selapan. Semua anggota telah tersebar semua. Jadi anggota dalam penanganan dan penanggulangan karhutla di OKI ditambah 2 regu. 

Masih kata dia, karhutla terjadi dibanyak titik sehingga kekurangan anggota. Selain pemadaman darat fokus di Kecamatan Tulung Selapan juga dilakukan pemadaman udara yaitu helikopter water bombing.

BACA JUGA:Pramuka OKI Didorong Jadi Kader Pemimpin dan Pelopor Pencegahan Karhutla

BACA JUGA:Jangan Sampai Kita Kalah Sama Api, Kapolres Muara Enim Ajak Semua Elemen Bersatu Cegah Karhutla

"Saat ini titik muka air turun, sehingga anggota di lapangan dalam pemadaman kesulitan sumber air," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: