Banner Pemprov

Debu dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA Capai Ribuan

Debu dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA Capai Ribuan

dr Eni Zatila--

MUARA ENIM - Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten MUARA ENIM diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Paparan debu akibat kondisi udara yang kering hingga potensi asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai.

Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim mencatat kasus ISPA menunjukkan tren peningkatan sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Ribuan kasus tercatat di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, dengan jumlah tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Gelumbang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim dr Eni Zatila didampingi Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Riana Julida SKM MEpid, mengatakan peningkatan kasus ISPA dapat dipengaruhi oleh kondisi musim kemarau yang membuat udara lebih kering dan debu lebih mudah beterbangan.

Kondisi tersebut juga berpotensi diperburuk apabila terjadi karhutla yang menghasilkan paparan asap.

BACA JUGA:Cegah Karhutla, Polres OKI Gandeng Warga Pedamaran dan Bantu Korban Kebakaran

BACA JUGA:Jangan Sampai Kita Kalah Sama Api, Kapolres Muara Enim Ajak Semua Elemen Bersatu Cegah Karhutla

"Memang untuk tren kasus ISPA di Kabupaten Muara Enim ada peningkatan sepanjang Januari sampai Juli 2026. Penyebabnya bisa karena kemarau dan karhutla,” ujar Eni, Kamis 13 Agustus 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, kasus ISPA tertinggi tercatat di Puskesmas Gelumbang sebanyak 1.281 kasus.

Selanjutnya Puskesmas Teluk Lubuk dengan 1.192 kasus dan Puskesmas Tanjung Enim sebanyak 984 kasus.

Melihat kondisi tersebut, Eni mengingatkan masyarakat untuk mengurangi paparan debu, terutama ketika beraktivitas di luar rumah.

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor.

BACA JUGA:Jangan Sampai Kita Kalah Sama Api, Kapolres Muara Enim Ajak Semua Elemen Bersatu Cegah Karhutla

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: