Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Muara Enim Panen 214 Kg Melon Belanda
PANEN: Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi panen Melon Belanda--
MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim.
Melalui program pembinaan kemandirian warga binaan, Lapas Muara Enim berhasil memanen sebanyak 214 kilogram melon Belanda yang dibudidayakan menggunakan metode hidroponik di Green House Sarana Edukasi Asimilasi.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Auliya Zulfahmi, mengatakan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus dalam 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
BACA JUGA:Bupati Ajak Elemen Masyarakat Perkokoh Persatuan dan Kawal Pembangunan di Muara Enim
"Kita memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Perawatan tanaman dilakukan setiap hari, mulai dari pemberian nutrisi hingga pengontrolan pH agar tanaman tumbuh optimal," ujar Auliya, Selasa 2 Juni 2026.
Menurutnya, panen melon Belanda tersebut menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat nyata.
Selain menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomis, program ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
Auliya menjelaskan, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses budidaya, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen.
BACA JUGA:Warga Muara Enim Resah Antri Solar Makin Panjang dan Lama, Dulu 3 Jam Sekarang Bisa 8 Jam
Melalui keterlibatan tersebut, mereka tidak hanya belajar teknik bercocok tanam modern, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat.
"Keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja keras warga binaan yang terus didampingi petugas. Kami ingin program ketahanan pangan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menciptakan warga binaan yang memiliki keterampilan dan etos kerja yang baik," jelasnya.
Lebih lanjut, Auliya menegaskan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Muara Enim sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan kepribadian dan kemandirian secara seimbang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




