Pasca Pertikaian 2 Pria di Penyandingan, Kapolres Ogan Ilir Ingatkan Pihak Keluarga Jaga Situasi Kondusif
Pasca peristiwa pertikaian dua orang pria di Desa Penyandingan, Kapolres Ogan Ilir imbau kedua pihak keluarga tetap menjaga situasi kondusif. --
OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Personel Polres Ogan Ilir bersama Polsek Indralaya, bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat di Dusun II Desa Penyandingan, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu, 31 Mei 2026 malam.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan TKP, memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Selain melakukan olah TKP, personel kepolisian juga melakukan pengecekan terhadap kondisi para korban di rumah sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban bernama Ansri Purwadi, 26 tahun, warga Desa Sudimampir, Kecamatan Indralaya, dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk pada bagian dada.
Sementara korban lainnya, Wadi, 50 tahun, warga Desa Penyandingan, mengalami luka berat dan telah dirujuk ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dari hasil penyelidikan awal diketahui, bahwa peristiwa tersebut diduga dipicu oleh perselisihan terkait masalah utang yang kemudian berkembang menjadi pertikaian dan berujung tindak kekerasan menggunakan senjata tajam.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah cepat untuk menangani kejadian tersebut dan memastikan situasi tetap kondusif.
"Kami telah menerjunkan personel untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian. Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.
BACA JUGA:Kapolres Ogan Ilir Pimpin Vidcon Analisa dan Evaluasi Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan
Kapolres juga mengimbau kepada keluarga kedua belah pihak dan masyarakat sekitar, agar tetap menjaga situasi keamanan serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.
"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak Kepolisian. Hindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi maupun memicu aksi balas dendam," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




