Persit Sriwijaya Dorong Kemandirian UMKM di Pameran Nasional Persit Bisa Ke-2

Persit Sriwijaya Dorong Kemandirian UMKM di  Pameran Nasional Persit Bisa Ke-2

Persit Sriwijaya menunjukkan hasil kemandirian anggota untuk dipamerkan. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Persit Sriwijaya Dorong Kemandirian UMKM di Pameran Nasional Persit Bisa Ke-2

SUMEKS.CO - Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD II/Sriwijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi anggota.

Yakni melalui Pameran Nasional "Persit Bisa" Ke-2, yang akan digelar pada 7-9 Mei 2026 mendatang, di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Dimana pada pameran nanti menampilkan produk-produk unggulan UMKM karya anggota Persit KCK dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk lima UMKM binaan unggulan dari Persit KCK PD II/Sriwijaya. 

Adapun kelima UMKM tersebut adalah RD Songket, Lidi Nipah, Kartika Sereh Wangi, Ragam Tapis Lampung, dan NTS Craft.

BACA JUGA:Dekranasda Sumsel Matangkan Persiapan sebagai Ikon Pameran Kriyanusa 2026

BACA JUGA:Aktif Peremajaan Sawit, Palembang Kota Pertama Dipilih Gelar Pameran Benih Sawit Unggul dan Bersertifikat

Tak hanya itu, nantinya, produk-produk yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya sekaligus inovasi lokal Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Yaitu seperti kain tenun Songket Palembang, kap lampu anyaman lidi nipah, produk aromaterapi sereh wangi, kain Tapis Lampung dengan sentuhan modern.

Termasuk juga tas serta pouch handmade edisi terbatas berbasis Wastra Nusantara.

Ketua Persit KCK PD II/Sriwijaya, Ny Desi Ujang Darwis, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim 0402/OKI, Ny Dessi Gunawan mengatakan, bahwa partisipasi dalam pameran merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kreativitas anggota. 

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Dorong Kesadaran Perlindungan Kekayaan Intelektual lewat Diseminasi dan Pameran UMKM

BACA JUGA:Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka Pameran Perangko di Kota Tertua Palembang

Juga sekaligus wadah untuk menumbuhkan inovasi, kreativitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi melalui sektor UMKM.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait