Polsek Tanjung Raja Gercep Berikan Bahan Pokok pada Korban Rumah Roboh di Jagolano Ogan Ilir

Polsek Tanjung Raja Gercep Berikan Bahan Pokok pada Korban Rumah Roboh di Jagolano Ogan Ilir

Personel Polsek Tanjung Raja memberikan bantuan kepada korban rumah roboh, di Desa Jagolano Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir. --

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Jajaran Polsek Tanjung Raja, gerak cepat membantu korban rumah roboh di Desa Jagolano Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir.

Dimana, jajaran Polsek Tanjung Raja memberikan bahan pokok yang memang sangat dibutuhkan oleh Zurlena, 40 tahun, pemilik rumah.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin mengatakan, pemberian bahan pokok tersebut, merupakan bentuk kepedulian terhadap korban rumah roboh.

"Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat, ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap yang membutuhkan," ujarnya, Minggu, 5 April 2026.

BACA JUGA:Rumah Janda 3 Anak di Jagolano Ogan Ilir Roboh Diterjang Angin Kencang, Korban Tak Punya Tempat Tinggal Lain

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Berikan Bantuan untuk Korban Rumah Roboh di Kecamatan Payaraman Usai Diterjang Banjir

Paket sembako tersebut, diserahkan Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, melalui Kanit Binmas, AIPTU Dedi Harsanto, dan diterima langsung oleh pemilik rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Zurlena tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Polsek Tanjung Raja, atas uluran tangan yang diberikan.

"Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada Polsek Tanjung Raja, bantuan ini sangat membantu kami," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, musibah yang dialami Zurlena bersama ketiga anaknya tersebut, terjadi pada Minggu, 5 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. 

BACA JUGA:Dinsos Kabupaten OKI Bakal Berikan Bantuan ke Korban Rumah Roboh di Kelurahan Paku Kayuagung

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Tinjau Jembatan dan Masjid Rusak, Lalu Berikan Bantuan Korban Rumah Roboh di Pemulutan Selatan

Kejadian bermula, pada pagi hari ketika korban sedang beraktivitas di dalam rumah panggung miliknya, tepatnya sedang bekerja membuat roti. Sementara itu, anak-anak korban sedang bermain di halaman luar rumah.

​Berdasarkan keterangan para saksi di lapangan, sebelum rumah tersebut ambruk, sempat terdengar suara retakan kayu yang cukup keras dari arah bangunan rumah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait