Rumah Janda 3 Anak di Jagolano Ogan Ilir Roboh Diterjang Angin Kencang, Korban Tak Punya Tempat Tinggal Lain
Rumah milik Zurlena, warga Desa Jagolano Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, roboh diterjang angin kencang, Minggu, 5 April 2026.--
OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Sebuah rumah panggung di Desa Jagolano Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir, tiba-tiba roboh pada Minggu, 5 April 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Ogan Ilir, Edi Rahmat mengatakan, rumah roboh itu disebabkan oleh angin kencang.
"Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi," ujarnya kepada SUMEKS.CO.
Adapun rumah roboh tersebut, merupakan milik Zurlena, 40 tahun, seorang janda cerai mati yang memiliki tiga orang anak, masing-masing berusia 18 tahun, 13 tahun, dan 11 tahun.
BACA JUGA:Dinsos Kabupaten OKI Bakal Berikan Bantuan ke Korban Rumah Roboh di Kelurahan Paku Kayuagung
Setelah mendapatkan informasi adanya rumah roboh, Satgas BPBD Kecamatan Rantau Panjang piket Posko Tanjung Raja, langsung melakukan ground check ke lokasi kejadian.
"Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 100 juta," terangnya.
Menurut Edi, korban tidak memiliki tempat tinggal lainnya. Sehingga, korban dan anak-anaknya masih menempati rumahnya yang roboh tersebut.
"Kondisi rumah tersebut saat ini rusak parah, untuk sementara korban belum ada tempat tinggal dan masih menepati rumah itu," tutupnya.
BACA JUGA:Empat Tiang Listrik di Pedamaran Timur OKI Roboh, Hujan Deras dan Angin Kencang
Sementara itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Ilir, siap turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada korban rumah roboh tersebut.
"Meskipun sebenarnya kita belum mendapatkan laporan dan juga proposal dari Pemdesnya, namun kita siap," kata Wakil Ketua bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Ogan Ilir, H Ahmad Maulidin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


















