Banner Pemprov
Pemkot Baru

Ini Strategi Humanis Subsatgas Binmas Ops Pekat Musi 2026 Polres OKI Sambut Ramadhan

Ini Strategi Humanis Subsatgas Binmas Ops Pekat Musi 2026 Polres OKI Sambut Ramadhan

Kegiatan Subsatgas Binmas Polres OKI di Pasar Kayuagung sambut Ramadhan. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Sebab stabilitas kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab kolektif.

Adapun pesan yang dibangun Sat Binmas menjelang Ramadhan, semua elemen harus menjadi bagian dari solusi.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH SIK MH melalui Kasat Binmas AKP Amri Syafrin SH menegaskan bahwa kegiatan preventif seperti ini adalah strategi utama dalam menjaga stabilitas wilayah.

BACA JUGA:Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat, Polres OKI dan Jajaran Gelar Jumat Bersih di Sejumlah Lokasi

BACA JUGA:Korban Penipuan Bertambah Lagi Rugi Rp640 Juta, Warga Kayuagung Dilaporkan ke Polres OKI

“Menjelang Bulan Suci Ramadhan, kami mengedepankan langkah preventif dan edukatif. Kami tidak ingin hanya hadir saat terjadi pelanggaran, tetapi hadir untuk mencegah potensi gangguan sejak dini," ungkapnya.

Dimana peran pedagang, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 

Masih kata Kasat Binmas yang juga pernah menjabat Kapolsek di wilayah Polres OKI ini, bahwa pengawasan terhadap peredaran petasan bukan semata soal aturan, melainkan soal keselamatan dan ketertiban umum.

“Kami mengimbau agar tidak menjual atau menggunakan petasan yang berpotensi membahayakan. Ramadhan adalah bulan ibadah. Mari kita jaga bersama suasana yang aman dan penuh kekhusyukan,” bebernya. 

BACA JUGA:Polres OKI Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2026, Diterapkan 2 Pekan

BACA JUGA:Gobar Musi Gowes 88 KM hingga Polres OKI Ajang Mempererat Kebersamaan

Apa yang dilakukan Subsatgas Binmas di Pasar Kayuagung mungkin tampak sederhana yaitu dengan berdialog, mengimbau, dan berkoordinasi. Namun justru pendekatan inilah yang menjadi fondasi keamanan jangka panjang.

Keamanan sejati tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari kesadaran bersama. Jika pedagang memahami risiko, jika tokoh masyarakat ikut menyuarakan ketertiban, maka ruang gerak potensi gangguan akan menyempit dengan sendirinya.

Ops Pekat Musi 2026 di Pasar Kayuagung menjadi contoh bahwa penegakan hukum yang humanis bukanlah kelemahan, melainkan strategi yang matang dan visioner.

Menjelang Ramadhan, harapannya bukan sekadar minim pelanggaran, tetapi tumbuhnya rasa memiliki terhadap keamanan daerah sendiri. Karena pada akhirnya, kamtibmas yang kuat selalu dibangun dari kolaborasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: