Layanan Kesehatan Jadi Prioritas, Banjir OKI Mereda
Bupati OKI meninjau lokasi banjir di OKI dan kini mulai surut. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Ia mengingatkan, paparan air kotor, lingkungan lembap, serta sanitasi yang belum sepenuhnya pulih berpotensi memicu penyakit kulit, infeksi, hingga gangguan kesehatan lain, terutama pada anak-anak dan lanjut usia.
Kepala Desa Cahya Tani, Yasin, mengatakan sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan ringan.
“Ada warga yang mengeluh gatal-gatal, tapi sudah dilayani tenaga kesehatan. Sebagian warga lainnya sudah kembali beraktivitas normal,” ujarnya.
BACA JUGA:Paket Sembako Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir di Lempuing dan Mesuji oleh Kodim 0402/OKI
BACA JUGA:27 Rumah di Kawasan Ujan Mas Muara Enim Terendam Banjir, Warga di Bantaran Sungai Lematang Waspada
Merespons kondisi tersebut, Bupati Muchendi meminta layanan kesehatan tetap siaga dan hadir langsung di wilayah terdampak.
Tenaga medis diminta melakukan pemeriksaan dasar, memantau kelompok rentan, serta menyediakan obat-obatan sesuai kebutuhan.
“Warga jangan menunggu sakit parah. Jika ada keluhan, segera datang ke pos kesehatan,” kata Muchendi.
Selain kesehatan, pemerintah daerah juga memantau dampak banjir terhadap infrastruktur dan fasilitas umum. Sejumlah jembatan gantung, sekolah, rumah ibadah, serta sekitar 595 hektare persawahan dilaporkan terdampak.
BACA JUGA:Ribuan KK di Kabupaten OKI Terdampak Banjir, Sebagian Dievakuasi
“Ada jembatan gantung menuju area persawahan yang sempat terdampak, alat elektronik sekolah rusak, serta ratusan hektare sawah terendam,” ujar Yasin.
Bupati Muchendi memastikan pemerintah akan melakukan langkah perbaikan secara bertahap. Untuk sawah yang terancam gagal panen (fuso), pemerintah daerah akan mengganti benih padi agar petani dapat kembali menanam.
Di akhir kunjungannya, Bupati mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan air konsumsi layak, serta segera membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir.
"Pemulihan hanya akan berhasil jika dilakukan bersama, dengan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kesehatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




