Banjir di OKI Mulai Surut, Masyarakat Dihimbau Tetap Jaga Lingkungan

Banjir di OKI Mulai Surut, Masyarakat Dihimbau Tetap Jaga Lingkungan

Banjir di OKI mulai surut, masyarakat dihimbau tetap jaga lingkungan. Foto : Niskiah/Sumeks.Co--

"Saat ini untuk di Lempuing juga masih ada yang terendam. Tetapi rata-rata yang terendam banjir ini adalah areal persawahan bukan pemukiman warga," jelas Listiadi. 

Jadi, banjir di Lempuing dampaknya yaitu gagal panen. Karena bukan pemukiman yang terendam banjir. Lalu untuk banjir di Kecamatan Lempuing Jaya Desa Rantau Durian yang terjadi saat ini sudah relatif kering. 

BACA JUGA:Wakil Bupati Banyuasin Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Kecamatan Talang Kelapa

BACA JUGA:Peringatan Dini Palembang Banjir, Hujan Deras hingga Lebaran, Genjot Sodetan dan Terapkan Perda Sampah

Listiadi menyebut, banjir yang terjadi di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya yang terjadi karena luapan air sungai uper komering OKUT Timur. 

Jadi masuk sungai Lempuing, sehingga terjadi banjir. Tahun ini dimana wilayah yang sering langganan banjir malahan tidak terjadi banjir. 

"Kemarin kita mendapatkan informasi bahwa ada rumah warga di Kecamatan SP Padang terjadi banjir, hanya 5 rumah saja," ucap Listiadi. 

Terkait dengan musim penghujan sekarang ini, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan. Dimana banjir juga disebabkan oleh lingkungan yang kotor. 

BACA JUGA:Rela Terobos Banjir, Ketua TP PKK Palembang Beri Bantuan untuk Warga Sakit

BACA JUGA:Pemkab OKI – PT Sampoerna Agro Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Pematang Panggang

Yakni bisa saluran air yang tersumbat. Termasuk lingkungan yang kotor juga mengintai penyakit. 

"Air sungai yang lagi tinggi saat ini, pihak kami juga mengimbau agar para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya dan hindari untuk mandi di sungai," bebernya. 

Ditambahkan Kadin BPBD, kepada masyarakat diminta juga tetap harus menggelorakan gotong royong. Sehingga menjadikan lingkungan bersih. Karena banjir juga disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

"Lingkungan bersih selain mencegah banjir juga mencegah penyakit. Karena apabila terjadi banjir menjadi sumber penyakit," terang Listiadi. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait