Kepergok Hendak Curi Skincare! Emak-Emak Berseragam Ormas Orange Ini Akhirnya Dirujak Warganet

Kepergok Hendak Curi Skincare! Emak-Emak Berseragam Ormas Orange Ini Akhirnya Dirujak Warganet

Hendak Curi Skincare! Emak-Emak Berseragam Ormas Orange Ini Akhirnya di Rujak Warganet.--

SUMEKS.CO - Viral di media sosial (Medsos) akun tiktok @VIRAL NESIA, sosok emak-emak berpakaian salah satu organisasi masyarakat (ormas) diduga kepergok mencuri.

Emak-emak berpakaian ormas berwarna orange hitam, direkam oleh pegawai sebuah minimarket usai ketahuan mencuri tiga buah skincare.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, nampak tiga buah kosmetik ditunjukkan si perekam dihadapan emak-emak berpakaian ormas tersebut.

"Nyuri gaes, nggak ngaku malah mau kabur," ucap perekam video menampakkan tiga buah skincaee yang hendak dicuri emak-emak tersebut.

BACA JUGA:CEK FAKTA! Per 1 Januari 2024 KTP Tak Berlaku Lagi di Indonesia, Warga Disuruh Pakai Identitas Digital?

Sementara, emak-emak berpakaian ormas tersebut nampak hendak melarikan diri diatas sepeda motornya dan berkilah mau pulang karena hendak memasak.

Bukannya meminta maaf, emak-emak berpakaian ormas tersebut malah terlihat membentak si perekam.

"Ya udah tak kau kasih pun, aku mau pulang, aku mau masak mau belanja," jawab emak-emak tersebut seperti tanpa merasa bersalah.

Dijelaskan dalam thumbnail video, sepertinya aksi pencurian yang dilakukan oleh emak-emak pakaian ormas tersebut diduga sering dilakukan di minimarket lainnya.

Padahal, menurut keterangan unggahan video saat kejadian dan kedapatan telah mencuri, kunci motor emak-emak pakaian ormas telah disita oleh pegawai minimarket.

BACA JUGA:Keren! Terekam Detik-Detik Nelayan Indonesia Usir Kapal Nelayan Asing, Warganet: Kangen Bu Susi

Disitanya kunci motor tersebut, karena berharap si emak-emak berbaju ormas dapat bertanggung jawab atau minimal meminta maaf.

Namun, menurut perekam video si emak-emak tersebut nyatanya tidak kembali lagi ke minimarket tempatnya bekerja.

Dari tayangan video, diketahui kejadian tersebut terjadi di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara dan telah ditonton puluhan ribu tayangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: