3 Tahun Berturut-turut, Desa di Lahat Ini Zero Stunting

3 Tahun Berturut-turut, Desa di Lahat Ini Zero Stunting

Kunjungan Bupati Lahat Cik Ujang SH ke Desa Sinjar Bulan Kecamatan Gumay Ulu, Lahat.--

LAHAT, SUMEKS.CO - Penurunan stunting dimaksudkan untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan, keluarga dan masyarakat melalui perbaikan pola konsumsi makanan dan perilaku sadar gizi.

Kemudian, peningkatan akses pangan dan mutu pelayanan gizi sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi. Di Kabupaten Lahat ada salah satu desa yang selama tiga tahun berturut-turut bebas stunting. 

Desa ini bernama Sinjar Bulan yang masuk dalam Kecamatan Gumay Ulu kabupaten Lahat Sumatera Selatan. 

Data yang dihimpun, Sinjar Bulan menerapkan pola hidup sehat yang diterapkan pada semua eleman masyarakat. 

BACA JUGA:Sekretariat Militer Presiden RI Usulkan Bupati Lahat Cik Ujang Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya

Terbukti baru baru ini tim verifikasi Sekretariat Militer Presiden (Sesmilpres) RI mengusulkan Bupati Lahat Cik Ujang SH layak menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya (SWK) dari Presiden RI, Ir H Joko Widodo. Kemudian menunjuk Desa Sinjar Bulan untuk menjadi titik lokasi peninjauan. 

Dalam wawancaranya, Kepala Desa Sinjar Bulan Nanik Darti SPdI menuturkan, Sinjar Bulan alhamdulillah selamat tiga tahun berturut-turut zero stunting

Ketika ditanya tips dan triknya, dirinya menjelaskan, program Desa Sinjar Bulan sehingga berhasil menjadikan desa bebas stunting antara lain program makanan tambahan bagi balita yang berusia 0 bulan.

Selanjutnya adalah program Iva Tes yang merupakan metode pemeriksaan awal deteksi kanker serviks. 

BACA JUGA:ICMI Orda Lahat Doakan Keberangkatan Haji Bupati Lahat dan Istri

Perlu diketahui, bahwa sel kanker serviks akan berkembang menjadi kanker setelah periode 10-15 tahun yang akan datang. 

Kebanyakan para penderita kanker baru menyadari penyakitnya saat sudah berada di stadium lanjut. 

Kesempatan untuk sembuh hanya tinggal persentase kecil saja. 

Diharapkan dengan mengikuti pemeriksaan ini, pasien yang hasil tes IVA nya positif bisa diobati sejak dini, sehingga nantinya tidak akan berkembang menjadi penyakit yang mematikan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: