TERUNGKAP! Gereja di Spanyol Dijual ke Muhammadiyah, Ternyata Ini Alasannya

TERUNGKAP! Gereja di Spanyol Dijual ke Muhammadiyah, Ternyata Ini Alasannya

Ini alasan Gereja di Spanyol Dijual ke Muhammadiyah.--

SUMEKS.CO - Terungkap, alasan Katedral Katolik Roma di Alcala de Henares, Spanyol dibeli Pengururus Pusat (PP) Muhammadiyah lantaran jemaahnya hanya berjumlah 15 orang.

Gereja yang berada di Alcala de Henares, Spanyol, resmi dibeli PP Muhammadiyah. Alasan gereja tersebut dijual ke Muhammadiyah terbilang cukup mencengangkan.

Pasalnya, gereja yang dulunya pernah menjadi masjid pada era Abbasiyah tersebut, dijual ke Muhammadiyah dengan alasan jumlah jemaahnya hanya 15 orang.

Tak hanya itu, komplek bangunan gereja seluas 3 hektare dikabarkan hanya dijual seharga 3 juta Euro atau kalau dirupiahkan sekitar Rp45 miliar.

BACA JUGA:Latar Muhammadiyah Beli Gereja Dijadikan Masjid Setelah PWM Jawa Timur Dapat Tantangan Dubes RI untuk Spanyol

Hal tersebut terungkap seperti dikutip dari kanal youtube @gerakanpis yang menyebutkan, bahwa Ketua PP Muhammadiyah Dadang Akhmad mengatakan, pembelian itu berdasarkan keseakatan.

Dikatakan, saat ini jemaah yang masih aktif melaksanakan ibadah di Gereja Katedral Katolik Roma di Alcala de Henares, Spanyol semakin berkurang.


Gerja di Spanyo dibeli oleh PP Muhammadiyah untuk dijadikan masjid.--

Untuk itu, pihak gereja memutuskan untuk menjualnya ke PP Muhammadiyah. Terlebih, gereja tersebut memang dulunya sebagai tempat ibadah umat muslim ada zaman Kekhalifaan Abbasiyah.

Muhammadiyah, organisasi Islam non-pemerintah di Indonesia membeli sebuah gereja di Spanyol, dan mengalihfungsikannya sebagai masjid seperti zaman Kekhalifahan Abbasiyah.

BACA JUGA:Internasionalisasi Dakwah Muhammadiyah Beli Gereja Dijadikan Masjid dan Boarding School di Kota Madrid Spanyol

Gereja Katedral St Justus dan St Pastor di Alcala de Henares, Katolik Roma di Alcala de Henares, Spanyol, resmi dibeli Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Dikutip dari berbagai sumber, gereja tersebut dikabarkan sudah dibeli oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur beberapa bulan lalu.  

Komplek bangunan seluas 3 hektare yang dikabarkan seharga 3 juta Euro ini, merupakan peninggalan era Kejayaan Islam di Andalusia, atau pada masa Kekhalifahan Abbasiyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: