Stakeholder Meeting Nasional Tahun 2023 dan Pengukuhan Pengurus Pusat FPUI Periode 2022-2025

Stakeholder Meeting Nasional Tahun 2023 dan Pengukuhan Pengurus Pusat FPUI Periode 2022-2025

Kepala Perpusnas RI Drs.Muh. Syarif Bando,MM memberi selamat kepada Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel Fitriana, S.Sos, M.Si sebagai Ketua FPUI Periode 2022-2025.--

Stakeholder Meeting Nasional Tahun 2023 dan Pengukuhan Pengurus Pusat FPUI Periode 2022-2025

JAKARTA, SUMEKS.CO - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI mengadakan Stakeholder Meeting (SHM) Nasional Tahun 2023 dimulai dari tanggal 20-22 Juni 2023 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta.

Dengan tema Keberlanjutan Penguatan Literasi Masyarakat melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial sebagai Solusi Cerdas Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19.

SHM merupakan sarana untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi para pemangku kepentingan dalam membangun literasi masyarakat melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Selain itu juga untuk  membangun komitmen bersama dan ruang berbagi pengalaman antar pelaku pembangunan perpustakaan.

BACA JUGA:Mendekati Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Harga Cabai Meroket Tajam

Sementara itu, kepala Perpustakaan RI Drs.Muh. Syarif Bando,MM mengukuhkan Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan Ibu Fitriana, S.Sos.M.Si sebagai pengurus Forum Perpustakaan Umum Indonesia (FPUI) Periode 2022-2025.

Dan dilanjutkan dengan talkshow bertemakan Sinergitas dan Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Gerakan Bersama dalam Pengembangan Program Transformasi perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Daerah.

Selanjutnya, pemaparan berbagai materi berbagai materi yang di sampaikan narasumber dari kalangan birokrat dan profesional dan penguatan komitmen untuk realisasi rencana kerja TPBIS.  

"Perpusnas telah melaunching program TPBIS ini sebagai suatu blueprint sejak Tahun 2016. Hal ini selaras dengan paradigma baru perpustakaan dimana 10 persen fungsi perpustakaan sebagai manajemen koleksi, 20 persen sebagai manajemen ilmu pengetahuan dan 70 persen untuk mentransfer ilmu pengetahuan, Program TPBIS akan diperluas ke 450 Desa di 136 Kota/kabupaten yang tersebar di 34 Provinsi" terang kepala Perpustakaan RI Drs.Muh. Syarif Bando,MM.

BACA JUGA:Minuman Ini Bisa Mencegah dan Turunkan Darah Tinggi Usai Konsumsi Daging

Dengan digelarnya SHM Nasional, daerah memiliki landasan kebijakan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan program, terbentuk kerjasama, dan jejaring antar perpustakaan daerah dengan pemangku kepentingan serta perluasaan program replikasi TPBIS secara mandiri dan berkelanjutan. 

“Karena tugas mencerdaskan anak bangsa adalah tugas bersama,  bangsa yang cerdas akan memberikan kesejahteraan karena itu Indonesia mulai saat ini harus berani bersaing dengan negara lain,” ungkapnya.

Acara Stakeholder Meeting ini dibuka langsung oleh kepala Perpustakaan RI Drs.Muh. Syarif Bando,MM dan dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas RI, Drs. Amich Alhumami,MA,M.Ed,Ph.D, Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Perpusnas RI, Dr. Adin Bondar.M.Si, Lektor Kepala STF Driyarkara Jakarta, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi/Kab/Kota seluruh Indonesia, Bappeda Provinsi/Kab/Kota, Pegiat Literasi, Perpustakaan Kecamatan/Kelurahan/Desa, Forum Perpustakaan Umum, Perguruan Tinggi, dan berbagai stakeholder terkait lainnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: