Permasalahan Pengolahan Minyak Rakyat Menjadi Perhatian Kapolda Sumatera Selatan

Permasalahan Pengolahan Minyak Rakyat Menjadi Perhatian Kapolda Sumatera Selatan

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK memberikan arahan pada apel perwira menengah (Pamen) Jajaran Polda Sumsel diikuti para Kasatker dan Kasatwil Jajaran. Foto: dokumen/sumeks.co--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK memberikan arahan pada apel perwira menengah (Pamen) Jajaran Polda Sumsel diikuti para Kasatker dan Kasatwil Jajaran secara Virtual di Auditorium lantai tujuh Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Rabu 25 Januari 2023.

Irjen Pol Rachmad mengatakan, beberapa hal yang harus menjadi perhatian semua Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Sumsel dalam pelaksanaan tugas tahun 2023 ini.

Yang pertama adalah perihal penggunaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel. 

Lakukan perencanaan penyerapan anggaran sebaik mungkin guna pendukung Program Kapolri yaitu Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan, di semua bidang pelaksanaan tugas.

BACA JUGA:Bahas Tata Kelola Sumur Minyak, Kapolda Sumatera Selatan: Kita Harus Kompak di Bawah

“Seperti pelaksanaan tugas patroli dalam memelihara kamtibmas, maupun pengamanan VVIP dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, juga dalam hal penegakan hukum,” ujar Kapolda A Rachmad.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kinerja Polda Sumsel semakin membaik dibanding tahun 2021 yang berada di angka 70 persen, menjadi 73.33 persen pada tahun 2022.

Naik dari urutan ke-11 menjadi urutan ke-8 dari 34 Polda seluruh Indonesia, dan terus diperjuangkan untuk naik, melalui peningkatan pelayanan kepada masyarakat di seluruh bidang, serta ditunjang sikap tampang setiap personel jajaran Polda Sumatera Selatan yang humanis, profesional dan berwibawa.

Beberapa pekerjaan yang belum tuntas pada tahun 2022 yang lalu agar segera dituntaskan. 

BACA JUGA:10 Kepala Urusan Keuangan Satwil-Satker Terima Penghargaan Kapolda Sumatera Selatan

“Termasuk diantaranya upaya mencari solusi permanen bagi permasalahan pengolahan minyak rakyat yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan hidup atau pencemaran lingkungan, bahaya terbakar atau meledak, serta menimbulkan kerugian negara,” tambah Kapolda. 

Pembahasan bersama Dirjen Migas minggu lalu agar ditindak lanjuti dengan paparan kepada Gubernur dan Forkompimda Provinsi Sumatera Selatan guna mendapat dukungan.

Hal lain yang menjadi perhatian Kapolda pada apel Pamen ini adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Sumber: