Bukti Kesetaraan Gender, Dua TP-PKK Kecamatan di Ogan Ilir Dijabat Laki-Laki

Bukti Kesetaraan Gender, Dua TP-PKK Kecamatan di Ogan Ilir Dijabat Laki-Laki

Ketua TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Mikhailia Tikha Alamsjah, melantik tujuh Ketua TP-PKK Kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir di Gedung Caram Seguguk KPT Tanjung Senai, Selasa, 8 November 2022.-Foto: Hetty/sumeks.co-

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Ketua TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Mikhailia Tikha Alamsjah melantik 7 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir di Gedung Caram Seguguk KPT Tanjung Senai, Selasa, 8 November 2022. 

Dua dari tujuh Ketua TP-PKK Kecamatan yang dilantik tersebut, merupakan laki-laki. Keduanya adalah Darwin Hardja yang dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Indralaya Selatan, dan Ahmad Yani dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kecamatan Rantau Alai.

Adapun lima Ketua TP-PKK Kecamatan yang dilantik lainnya, yakni, Kecamatan Tanjung Raja, Rantau Panjang, Sungai Pinang, Payaraman, dan Pemulutan Selatan.

Di hadapan para Ketua TP-PKK Kecamatan yang dilantik serta para undangan yang hadir, Ketua TP-PKK Kabupaten Ogan Ilir, Mikhailia Tikha Alamsjah mengatakan, bahwa menjadi Ketua TP-PKK tersebut merupakan tugas yang mulia.

BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Buruh Jaga Api PTPN VII Berdalih Hanya Mau Melumpuhkan

"Bapak-bapak janganlah berkecil hati, justru harus bangga dengan jabatan ini. Bapak-bapak harus membantu dan bersedia support istri masing-masing yang sedang menjabat sebagai camat," pinta Mikailia.

Mikhilia juga menyebut, bahwa dengan adanya laki-laki yang menjabat sebagai Ketua TP-PKK, adalah sebuah kesetaraan gender. Dimana, tidak adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan untuk menjabat Ketua TP-PKK.

"Ke depan kita semua harus bahu membahu untuk mewujudkan visi misi bupati menjadikan Ogan Ilir bangkit dan sejahtera," ajaknya.

BACA JUGA:Dilaporkan Lagi ke Polda Sumsel, Pengacara Bupati Banyuasin Askolani: Pihak Sana Patuhi Dulu Rekom KPAI!

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, yang merupakan Ketua Pembina PKK Kabupaten Ogan Ilir mengatakan, bahwa laki-laki ataupun perempuan yang menjadi Ketua TP-PKK tidak ada jaminan bekerja secara maksimal.

"Siapa pun itu, tidak ada yang berpengalaman menjadi Ketua TP-PKK ini. Maka dari itu, kita akan lakukan pembinaan dan pelatihan nantinya," kata Panca.

Kemudian, apapun yang menjadi permasalahan ataupun keluhan pada masa sebelumnya, dapat diperbaiki di tahun berikutnya. Harapan Panca, baik itu laki-laki ataupun perempuan harus bekerja secara maksimal.

"Ya siapa tau yang selama ini kita dengar hanya keluhan ibu-ibu, dengan adanya Ketua TP-PKK laki-laki kita bisa mendengar keluhan dari bapak-bapaknya," pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: