Polisi Sebut Rantau Alai Masuk Daerah Rawan Konflik Pilkades

Polisi Sebut Rantau Alai Masuk Daerah Rawan Konflik Pilkades

Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman mengimbau anggotanya melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Foto : Hetty/sumeks.co-Hetty-

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Kepolisian Resor Ogan Ilir sudah memetakan daerah-daerah rawan konflik pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak tahun 2022 ini.

Menurut Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman, salah satu daerah yang masuk dalam kategori rawan konflik yakni Kecamatan Rantau Alai.

"Kita terus pantau daerah-daerah yang rawan konflik ini," ungkap Andi Baso kepada awak media usai apel Pilkades Damai di Halaman Mapolres Ogan Ilir, Selasa, 4 Oktober 2022.

Meskipun masuk dalam kategori daerah rawan konflik, Andi Baso berharap, masyarakat yang ada di daerah tersebut bisa menjaga kondusifitas daerahnya masing-masing.

BACA JUGA:588 Calon Kades di Ogan Ilir Deklarasikan Siap Kalah dan Siap Menerima Kekalahan

"Untuk pengamanannya juga akan kita tingkatkan," ujarnya.

Dijelaskan Andi Baso, Kecamatan Rantau Alai masuk sebagai daerah rawan konflik dikarenakan antar pendukung ada yang saling lapor mengenai keresahan di desa tersebut.

"Kita akan lakukan penebalan pengamanan di daerah yang rawan konflik tersebut," lanjutnya.

Selain menyiagakan personel Polres Ogan Ilir dan juga Sat Brimob Polda Sumsel, Andi Baso minta kepada tokoh masyarakat desa setempat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas.

BACA JUGA:Nihil Pendaftar Perempuan, Rekrutmen Panwascam Rantau Panjang Bakal Diperpanjang

"Kemudian, melaporkan kejadian yang ada di daerahnya kepada kita," tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: