Andi Arief Ungkap Satu-satunya Cara Puan Maharani Menangkan Pilpres 2024

Andi Arief Ungkap Satu-satunya Cara Puan Maharani Menangkan Pilpres 2024

Andi Arief. -Foto: Dokpri for JPNN.com-

SUMEKS.CO - Beredar video Andi Arief, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat yang menilai potensi Puan Maharani dalam Pilpres 2024 mendatang.

Menurut alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu di wal video menyebut ada dugaan pemanfaatan penegak hukum.

"Jadi, arah ke sana, memanfaatkan aparat penegak hukum, sangat mungkin bisa terjadi," kata aktivis 1998 itu dalam video yang beredar, Senin 26 September 2022.

Video berdurasi 1.52 menit itu, Andi mengatakan bahwa satu-satunya cara Puan menang Pilpres 2024 adalah dengan menjegal lawan politik dan calon presiden lainnya dengan cara kriminalisasi.

BACA JUGA:Kemendagri Tepis Pernyataan Andi Arief Soal Utusan Jokowi Lobi Kursi Wagub Papua

"Kalau PDIP menawarkan Puan Maharani, hanya satu yang bisa membuat Puan Maharani menang, semua ditangkapin aja," kata Andi dalam rekaman video itu.

Andi menduga hal tersebut dilakukan karena banyak pihak yang berani bertarung melawan Puan dalam Pilpres mendatang.

Ia juga mengungkapkan soal skenario hanya dua pasangan calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Skenario ini sempat disampaikan oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia meyakini informasi yang diterima SBY tidak sembarangan.

BACA JUGA:Ini Daftar Pejabat atau Sosok yang Dilarang Gabung Timses Pemilu 2024

Menurutnya sebagai mantan presiden, SBY juga mengecek satu per satu informasi tersebut. Andi juga menyatakan bahwa SBY sudah bertemu dengan seluruh pimpinan partai, kecuali PDIP.

Dalam pertemuan itu, seluruh pimpinan partai menyampaikan keluh kesah ke SBY. Menurut Andi informasi yang didapat oleh SBY, skenario dua calon presiden itu keluar dari mulut Presiden Joko Widodo.

"Pak Presiden hanya mau dua calon. 'kenapa dua calon Pak Presiden? kan ada Anies, ada Ganjar'," kata Andi.

"'Oh, Anies kan sebentar lagi masuk penjara. Terus partai-partai lain di KIB apa segala, kalau enggak nurut ya tinggal masuk penjara aja itu' jahat bukan?" ungkap Andi lagi.

Sumber: