Tinjau Korban Kebakaran, ini Pesan HD

Tinjau Korban Kebakaran, ini Pesan HD

Gubernur HD berbincang dengan warga di lokasi korban kebakaran Lr Batu Ampar, Rabu (20/7). foto: edy handoko sumeks.co--

SUMEKS.CO, PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengimbau warga yang terdampak kebakaran di Jl Sultan Agung, Lr Batu Ampar RT 01 RW 01, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, untuk dapat bersabar dan jangan menyalahkan keadaan. Terlebih, menyalahkan sang pencipta atas musibah yang terjadi.

Kebakaran yang terjadi di kawasan penduduk, Selasa (19/7) mengundang perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru. Setidaknya ada 19 KK yang terdampak dari kebakaran tersebut. Pemprov Sumsel memberikan bantuan kepada warga yang terdampak berupa sembako dan uang tunai.

"Saya turut prihatin atas kejadian ini, makanya saya hari ini meninjau langsung," kata Deru di sela kunjungannya, Rabu (20/7).

Dikatakannya, musibah yang terjadi ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memberikan bantuan dan santunan. Karena, mereka yang menjadi korban kebakaran ini sangat membutuhkan uluran tangan dan semangat motivasi, khususnya dari pemerintah.

"Mereka sangat butuh bantuan kita semua, khususnya motivasi dengan semangat," ujarnya.

Lanjutnya, atas musibah yang terjadi ini, hendaknya para korban dapat bersabar dan jangan menyalahkan keadaan. Dia mengingatkan, agar musibah yang menimpa warga di kawasan 1 Ilir ini dapat diambil pelajaran bagi semua.

"Perbanyak doa, jangan salahkan sang pencipta," imbuhnya.

Selain itu, Deru juga memberikan bantuan uang tunai masing-masing Rp5 juta untuk 19 KK yang terdampak dari kebakaran tersebut. Tak hanya uang tunai, namun ada beberapa sembako berupa beras dan lainnya yang diberikan kepada warga.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka," ucapnya.

Diketahui, kebakaran hebat terjadi di kawasan padat penduduk Jl Sultan Agung, Lr Batu Ampar RT 01 RW 01, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Selasa (19/7). Dalam peristiwa tersebut, setidaknya menghanguskan 12 bangunan rumah milik warga dan 19 KK yang terdampak.

Dari informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul dari salah satu bedeng tiga pintu milik keluarga warga bernama Midun. Beruntung peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa. (edy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: